Bentuk Masyarakat Tangguh Bencana Alam, Legislatif dan Eksekutif Jateng Gelar Sosialisasi ke NU

Pati, Mitrapost.com – Bertempat di Kantor PCNU Kabupaten Pati, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam hal ini BPBD Jawa Tengah bersama Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah selenggarakan sosialisasi bertajuk Kegiatan Pemetaan dan Sinergi Pengurangan Risiko Bencana Tahun 2020, Identifikasi dan Sosialialisasi Daerah Rawan Bencana, hari ini, Sabtu (14/11/2020).

Juga hadir dalam acara tersebut, Yusuf Hasyim selaku Ketua PCNU Pati, dan Sukarno selaku Sekretaris BPBD Kabupaten Pati. Serta turut jadi peserta, kader-kader Organisasi Nadlatul Ulama.

Baca juga: Video : Memasuki Musim Penghujan, BPBD Petakan 4 Kecamatan Berpotensi Banjir

Diki Ruli Perkasa, selaku Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Jawa Tengah mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah membangun pola pikir masyarakat agar tangguh menghadapi bencana alam.

“tujuan kita bisa meningkatkan kapasitas kita dalam hal ini masyarakat untuk mengenali dan menghadapi bencana. Membangun pola pikir yang semoga saja akan menciptakan terciptanya masyarakat tangguh dan mandiri dalam menghadapi bencana,” kata Diki, Sabtu (14/11/2020).

Baca juga: BPBD Pati Minta Warga Siaga, Fenomena La Nina Bakal Picu Curah Hujan Tertinggi

Sukarno selaku Sekretaris BPBD Kabupaten Pati mengungkapkan, tingkat potensi bencana alam Kabupaten Pati cukup tinggi di Jawa tengah. Bahkan bila klasifikasikan, dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, Pati menempati urutan ke-11.

Secara umum, bencana alam yang harus menjadi konsentrasi di Pati adalah, banjir, kekeringan, puting beliung dan tanah longsor.

Baca juga: Merapi Siaga, BPBD Jateng Siapkan Sejumlah Langkah Antisipasi

“Pati termasuk tinggi potensi bencana alamnya. Harapannya relawan (kader-kader NU) dapat berkoordinasi dengan kami ketika ada bencana sehingga ada pemberitahuan ke kami,” kata Sukarno Sabtu (13/11/2020).

Hal ini mengingat anggota organik dari BPBD Pati terbatas hanya 34 orang yang tidak mungkin menyentuh ke seluruh lini bawah.

Sebagai langkah konkret ke depan, BPBD dan Nadlatul Ulama Kabupaten Pati akan membuat MoU  sebagai legalitas antara BPBD dan NU bersama tanggulangi bencana alam.(*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati