oleh

DLH: Pengelola Pasar Pamotan Tak Konfirmasi Sampah Numpuk Lagi

Rembang, Mitrapost.com Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang mengatakan tidak ada konfirmasi dari pengelolan pasar tentang adanya penumpukan sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) di Pasar Pamotan.

Menurut data yang dihimpun di lapangan, penyebab penumpukan sampah itu salah satunya karena tambahan sampah yang semestinya tidak dibuang di TPS Pasar Pamotan. Sebab tempat yang seharusnya disediakan bagi pasar juga dimanfaatkan oleh warga sekitar. Sedangkan kondisi penumpukan sudah berlangsung selama satu bulan.

Mengonfirmasi DLH Rembang, Kepala UPT Pengelolaan Sampah Jatmiko, menjelaskan jika pengambilan sampah sudah dijadwalkan tiga kali dalam seminggu.

Namun penumpukan tersebut menurut Jatmiko karena sifat sampah yang tidak dapat di prediksi.  Sehingga volume yang datang tidak sesuai dengan jadwal pengambilan sampah di Pasar Pamotan.

Baca juga: Sampah Menumpuk di TPS Pasar Pamotan, Pedagang Merasa Terganggu

Sementara tentang menumpuknya sampah sebulan, Jatmiko menjelaskan jika setelah pengambilan sampah dari TPS ke tempat pembuangan akhir terjadi penumpukan lagi maka pengelola pasar harus segera mengonfirmasi ke DLH. Hal tersebut agar dilakukan pengambilan sampah diluar jadwal yang sudah di tentukan.

“Jadi jika pengelola pasar tidak konfirmasi ke kami, ya kami tidak tahu. Karena tugas DLH hanya melakukan pengangkutan sampah dari TPS ke TPA, bukan melakukan pembersihan sampah di lokasi. Itu sudah menjadi tugas kebersihan petugas pasar setempat,” pungkasnya.

Sebelumnya Kepala Pasar Pamotan, Mohammad Baroya menjelaskan pihaknya tidak dapat menangani keberadaan sampah meski pihak pasar sudah membersihkan berdasarkan jadwal. Yakni tiga kali dalam seminggu.

Namun karena sarana prasarana berupa kontainer yang tidak memadai dengan jumlah sampah akhirnya banyak sampah yang tidak terangkut.  (ADV/AA)

Baca juga: Sarpras Tak Memadai, Sampah di TPS Pasar Pamotan Menumpuk

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa PS

 

Komentar

Berita Terkait