Pati, Mitrapost.com – Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, baik lembaga pemerintahan dan swasta harus memutar otak agar kehidupan masyarakat dapat berjalan.
Digitalisasi produk menjadi pilihan utama sebagai langkah meminimalisir kerumunan di masyarakat. Pemerintah Kabupaten Pati juga mengembangkan beberapa produk digital seperti Pasar Puri Online.
Baca juga: Video : Desa Puri, Punden Tunggul Wulung dan Keraton Pati
Membangun aplikasi digital memang tidak mudah. Perlu teknik khusus agar aplikasi tersebut berkembang. Tak jarang kita temui berbagai aplikasi yang gagal di tengah jalan karena tidak dikelola dengan baik.
Seorang perintis usaha harus memiliki pemikiran kreatif untuk bisa mengembangkan dan mempertahankan sebuah bisnis.
Hal inilah yang coba disinggung Ketua Fraksi Nurani Keadilan Rakyat Indonesia (NKRI) Narso kepada Dinas Perdagangan dan Perindusterian (Disdagperin) Kabupaten Pati.
Baca juga: Disdagperin Lakukan Rapid Test Kepada 139 Pedagang di Pasar Puri Secara Random
Pasalnya digitalisasi yang dilakukan Disdagperin kepada Pasar puri dengan meluncurkan aplikasi Pasar Puri Online untuk mengurangi kerumunan kurang diminati masyarakat.
“Bedanya program swasta dan dinas. Swasta harusnya mikir apalagi start up harus mikir bagaimana kita menggagas produk digital sejak launching produk digital,” kata Anggota DPRD Pati yang juga Politisi di Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu beberapa waktu yang lalu.
Baca juga: Populerkan Aplikasi Pasar Online, Dewan Pati: Gaet Influencer Lokal
Dengan anggaran yang dimiliki Pemkab, Narso yakin sangat mudah mengembangkan aplikasi online kepunyaan Pati itu. Kendati demikian, pemerintah diharapkan nampu menghemat pengeluaran dengan lakukan berbagai cara.
“Bagaimana bisa low budget high impact,” imbuh Narso. (ADV/MA/AZ/SHT)
Baca juga:
- DPRD Pati Minta Perangkat Desa Netral dalam Pilkades Serentak
- Tarif Retribusi Pasar Rembang, Pihak Pasar Sosialisasi di Medsos
- Jelang Nataru, Ganjar Ancam Tutup Objek Wisata dan Mal Bandel
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Atik Zuliati
Wartawan Area Kabupaten Pati