“Kami pun sudah merealisasikan Washing Plant melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) anggaran 2020. Tujuan dibangunnya Washing Plant untuk meningkatkan kualitas garam lokal menjadi kualitas garam industry,” ujar Johanes Harnoko.
Selain itu, kebijakan yang diambil oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati terkait peningkatan kualitas garam lokal juga dengan mendorong peningkatan kualitas lahan. Dengan mekanisme peningkatan proses produksi dengan penerapan integrasi lahan, penggunaan geo-isolator, pemanenan garam di lahan dengan waktu yang cukup (kurang lebih 210 hari).
“Kami sedang merencanakan pembangunan Pabrik Pengolahan Garam di Desa Raci, Kecamatan Batangan. Sebelumnya direncanakan tahun 2019 sudah terbangun dan 2020 beroperasi, tetapi saat ini belum terealisasi karena banyak faktor diantaranya pandemi Covid-19 serta re-design mesin,” ungkapnya.*
Baca juga:
- Video : Bupati Rembang Grogi saat Akan Disuntik, Vaksinasi Sempat Ditunda
- Jalan Rusak Pati-Gabus Tak Dapat Anggaran, Dewan: Ada Fokus Lain
- Ikuti Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama, Ketua PCNU Pati: Halal
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Atik Zuliati






