oleh

Bahaya Menggunakan Headset dengan Volume Keras

Mitrapost.com Kebutuhan menggunakan perangkat jemala atau headset untuk mendengarkan musik sudah tak bisa lagi terhindarkan di era produk UMKM digerus produk luar negeri. Perangkat jemala juga digunakan agar bisa membantu mendengarkan suara dengan lebih jelas, namun terlalu sering dan terlalu lama menggunakannya bisa menimbulkan efek disfungsi pendengaran.

Selain untuk kebutuhan hiburan, penggunaan headset di masa pertemuan menjadi serba online ini sangat diperlukan untuk mendengarkan suara tanpa terganggu suara-suara dari luar. Namun hal yang harus diperhatikan saat mengenakan perangkat jemala adalah ketinggian tingkat suara.

Melansir laman Alo Dokter, tingkat kebisingan suara ditentukan dalam satuan desibel. Jika memang aktivitas sehari-hari membutuhkan headset maka jangan sampai melebihi 85 desibel agar tidak merusak pendengaran.

Melebihi batas normal pengaturan volume saat menggunakan headset bisa menimbulkan sejumlah masalah kesehatan berikut ini:

Baca juga: Solusi Menjaga Telinga Agar Tetap Sehat

Berdengung

Terlalu lama menggunakan headset bisa menimbulkan tinnitus atau kondisi ketika mendengar suara berdengung. Menurut beberapa penelitian, kebiasaan mendengarkan musik menggunakan headset dengan volume suara tinggi selama 3 jam atau lebih dapat meningkatkan risiko terjadinya tinnitus. Keadaan ini bisa sangat mengganggu jika tinnitus semakin parah.

Gangguan pendengaran

Tentu saja gangguan pendengaran menjadi hal yang lumrah setelah telinga mendengar suara keras. Gangguan pendengaran ini bisa bersifat sementara dan permanen.

Gangguan pendengaran sementara biasanya hanya berlangsung singkat dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Namun, gangguan pendengaran permanen bisa saja terjadi jika  mendengarkan musik dengan suara yang sangat keras dalam jangka waktu lama, terlebih melalui headset.

Baca juga: Infeksi Telinga Dapat Mengganggu Pendengaranmu 

Kehilangan pendengaran

Dalam kondisi yang sudah parah, terlalu sering menggunakan headset dengan volume tinggi adalah sistem pendengaran yang berkurang bahkan kehilangan pendengaran.

Kemampuan mendengar mungkin telah berkurang atau hilang ketika mulai menaikkan volume suara saat menonton film, tidak jelas mendengar suara, atau kesulitan mendengar dan memahami pembicaraan orang lain.

Jika sudah mengalami kehilangan pendengaran bisa  berkemungkinan  membutuhkan alat bantu dengar untuk dapat berkomunikasi dengan orang lain atau mendengarkan suara.

Nah agar terhindar dari gangguan-gangguan tersebut, mulailah membiasakan diri mengatur volume perangkat jemala ke posisi normal dan tidak terlalu keras.

Atur volume suara tidak lebih dari 60% volume maksimal. Mengurangi waktu  penggunaan. Selain itu mengistirahatkan telinga selama 5 menit per jam jika harus menggunakan headset lebih dari satu jam. (*)

Baca juga: 5 Lagu yang Tak Pernah Redup di Belantika Musik Indonesia

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Mitrapost.com

Berita Terkait