Dipandang Sebelah Mata, Pohon Randu Tak Jadi Prioritas Perkebunan

Pati, Mitrapost.com Pohon kapuk randu banyak ditebang warga Pati lantaran produktivitasnya masih belum begus.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Pati, Gunawan, dalam beberapa tahun terakhir kapuk randu tidak menjadi prioritas tanaman perkebunan yang dikembangkan oleh Dispertan Kabupaten Pati.

“Pohon kapuk randu tidak menjadi prioritas kami dalam pengembangan tanaman perkebunan tahunan. Soalnya pengembangan tanaman ini membutuhkan luasan lahan yang besar seperti di tegalan. Masa tumbuh yang lama butuh waktu 5 sampai dengan 7 tahun agar menjadi tua, dan prospek pasar yang rendah,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis (18/3/2021).

Menurut Gunawan pengembangan tanaman kapuk randu sangat menjanjikan. Sebab seluruh bagian tanaman tersebut dapat dioptimalkan menjadi olahan industri.

Baca juga; Kunjungan Dirjen Perkebunan, Bupati Rembang Berharap Tingkatkan Produktivitas Petani

Persebaran vegetasinya yang cukup luas membuat beberapa pohon kapuk randu dimanfaatkan untuk sektor industri, terutama industri kasur kapuk. Contohnya seperti di Desa Karaban, Kecamatan Gabus.

Selain itu, biji randu dapat dimanfaatkan menjadi minyak. Kemudian, kulit randunya dapat dimanfaatkan sebaga pupuk kompos, batangnya dimanfaatkan sebagai bahan bangunan.

Akan tetapi masyarakat tidak sabar dalam membudidayakan tanaman tersebut. Sehingga, beberapa diantara mereka hanya memanfaatkan batangnya untuk keperluan bangunan.

Baca juga: Dispertan Pati Perkenalkan Pertanian Modern Melalui Sekolah Lapang

Selain itu, kebanyakan pohon kapuk randu yang masih kecil seringkali dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan pakan ternak. Tanaman kapuk randu hanya dianggap sebagai tanaman yang kurang memiliki manfaat lebih dari itu.

Pohon kapuk randu merupakan salah satu komoditas tanaman perkebunan tahunan di Kabupaten Pati. Pohon kapuk randu terbanyak berada di Tlogowungu, Gunungwungkal, Cluwak, dan Kayen. (Adv)

Baca juga: Dispertan Pati Ajak Petani Budidayakan Padi M70d

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa PS

 

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=Y8HU_RyuoaI[/embedyt]