oleh

Kunjungan Dirjen Perkebunan, Bupati Rembang Berharap Tingkatkan Produktivitas Petani

Rembang, Mitrapost.com – Kabupaten Rembang mendapat kunjungan dari Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Rabu (30/12/2020). Atas kunjungan tersebut, Bupati Rembang, Abdul Hafidz mempunyai harapan lebih, terutama dalam perkebunan tebu.

Pasalnya, menurut Abdul Hafidz perkebunan tebu kini telah berkurang dan ditinggalkan oleh masyarakat Rembang. Ia menyebut penurunan tersebut terjadi sekitar 2 ribu hektar lahan.

Baca juga: Kunjungi Rembang, Dirjen Perkebunan Tinjau Program Rawat Ratun dan KBD

Data tersebut diperoleh dari tahun 2010-2014 setidaknya ada 10 ribu hektar lahan yang ada di Rembang. Sedangkan untuk saat ini perkebunan tebu di Rembang hanya sekitar 8 ribu hektar.

Atas dasar tersebut, dua program berupa rawat ratun dan pembangunan kebun datar tebu atau KBD, yang disampaikan oleh kementerian melalui Bagus Hudoyo mampu menyuntik kembali geliat pertanian tebu. Dan tidak hanya itu, Abdul Hafidz juga berharap produktivitas akan meningkat di kalangan petani.

Baca juga: Turun Peringkat, IPM Rembang Tempati Posisi ke-21 se-Jateng

“Jadi kepada pak direktur saya minta ada bimtek.  Jangan sampai petani ini menerima bantuan tidak ada pola dan cara untuk produktivitasnya. Jadi bimtek caranya,” ujar Hafidz, Selasa (30/12/2020).

Selain mengucapkan terima kasih atas bantuan yang digelontorkan, Bupati Rembang itu juga berharap bahwa produktivitas tanaman tebu di Rembang juga mampu membantu swasembada gula.

Sebelumnya, dalam kunjunganya Bagus Bagus Hudoro, Direktur Tanaman Semusim Dan Rempah mengatakan Kabupaten Rembang memilki bantuan rawat ratun untuk 1600 hektar. Sedangkan untuk KBD sendiri ada 225 hektar yang dirawat nantinya mampu mengganti tebu yang sudah tua seluas 1350 hektar.(*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

 

Komentar

Berita Terkait