oleh

Sindikat Ekspor Motor Gelap ke Timor Leste Dibongkar, 325 Motor dan 41 Mobil Disita

Pati, Mitrapost.com – Jajaran Reserse Polres Pati berhasil membongkar sindikat ekspor motor gelap ke Timor Leste. Sebanyak 325 motor roda dua dari berbagai merek dan dan 41 mobil diamankan dan menjadi barang bukti.

Kapolda Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengungkapan pada 19 Mei 2021 lalu pihak Polres Pati mendapatkan laporan ada aktivitas mencurigakan di sebuah Gudang di Desa Gadingrejo, Kecamatan Juwana.

Bpkad Pati

“Kemudian anggota Reserse Polres Pati melakukan penangkapan benar adanya 57 kendaraan roda dua dan 11 mobil yang siap dikirim,” ungkap Ahmad Luthfi dalam konferensi pers didampingi Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafa’at dan Bupati Pati Haryanto di TKP, Jumat (28/5/2021) siang.

Baca Juga :   Dukung Pembangunan Daerah, BPS Pati Hadirkan Perpustakaan Statistik

Baca juga: DPUPTR Lakukan Perbaikan Ruas Jalan Pati-Gabus

Dengan penangkapan ini, pihak kepolisian mengamankan beberapa orang dan mengembangkan kasus hingga berhasil mengamankan sebelas kontainer yang berisi ratusan motor yang siap dikirim ke Timor Leste.

“Kita melakukan pengembangan bekerjasama dengan Pelindo Tanjung Emas telah kita dapatkan 11 konterner (motor) yang siap kirim. Hasil pemeriksaan ada 9 tersangka yang kami amankan. Akan dikirim ke Kalimantan tetapi ternyata dikirim ke Timor Leste,” tutur Luthfi.

Luthfi menerangkan, sindikat ini sudah tiga tahun berlangsung dan semua kendaraan yang diekspor merupakan kendaraan bodong. Para tersangka mendapatkan ratusan kendaraan ini dari jual beli online dari masyarakat.

Sebanyak sembilan tersangka berhasil diamankan. Mereka diantaranya MN, MAK, FA, SA, SF, M, PK, KS dan AN. Para tersangka ini akan dikenai pasal 481 dan 480 KUHP dengan ancaman empat tahun kurungan penjara dan denda Rp900 ribu.

Baca Juga :   Organ Tunggal Bisa Manggung Jika Dapat Izin Gugus Tugas Covid-19 Pati

“Kami apresiasi polres Pati yang sudah mengungkap kasus ini. Jangan tergiur dengan harga murah. Kalau dokumen tidak lengkap jangan dibeli. Kalau membeli bisa dipidana,” tandasnya. (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait