oleh

Pati Antisipasi Covid-19 Varian Baru

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Pati, Mitrapost.com – Varian baru virus corona dari India, B.1.617.2 atau yang lebih dikenal varian Delta dipastikan sudah berada di Kudus dan diduga sudah menyebar di Kota Kretek ini.

Hal ini membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati berupaya mengantisipasi agar varian ini tidak menyebar ke Bumi Mina Tani.

Bupati Pati Haryanto mengungkapkan varian ini sudah ditemukan di Kabupaten Kudus dan belum ditemukan di wilayahnya. Tetapi ada indikasi varian ini sudah menyebar ke daerah sekitar Kudus, termasuk Kabupaten Pati.

Baca juga: Bantu Warga Berjuang Melawan Covid-19, Mecosin Salurkan Bantuan ke Tujuh Desa di Kudus

“Varian baru kelihatannya masih belum ada mudah-mudahan ndak ada yang ada itu di Kudus. Di Kudus itu malah tidak 28 tapi 60 atau berapa,” ujar Haryanto selepas memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (16/6/2021) lalu.

Baca Juga :   Jadi Rempah Incaran Masyarakat di Masa Pandemi, Harga Jahe Turun

“Pati ini kan indikasi, bisa saja (varian ini) menyebar ke Pati, menyebar ke Jepara, Grobogan, Demak. Tetapi kalau hasil sampelnya belum ada,” lanjut Haryanto.

Indikasi ini membuat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) untuk menguji sampel virus corona di daerah-daerah tersebut.

Baca juga: Info Grafis : Perkembangan covid-19 di 6 Kabupaten

Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati juga mengaku telah mengantisipasi virus corona varian baru yang penyebarannya lebih cepat dibanding virus corona biasanya.

Antisipasi yang dilakukan Pemkab Pati yakni menambah tempat tidur di rumah sakit, menambah tempat karantina terpusat, melakukan pengetatan kegiatan dan masyarakat melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Baca Juga :   Budidaya Sapi Persilangan, Poktan Rukun Mulyo Gagal Masuk 3 Besar Lomba KTT

Selain itu, Pemkab Pati juga me-lockdown RT-RT yang mempunyai kasus Covid-19 tinggi dan masuk zona merah.

“Antisipasi sudah kita lakukan, tempat tidurnya kita tambah, tempat isolasinya kita tambah kita perketat kegiatan kemudain aktivitas masyarakat dibatasi,” tandas Haryanto. (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar