Pati, Mitrapost.com – Warga Desa Kedalingan, Kecamatan Tambakromo menggelar perayaan sedekah bumi di tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat (PPKM) Darurat pada Rabu (7/7/2021). Kerumunan pun tak terhindarkan.
Awalnya, kegiatan tersebut direncanakan untuk doa bersama di Punden. Namun, antusiasme masyarakat yang menghadiri kegiatan itu menimbulkan kerumunan yang tidak terkontrol.
Ditambah, terdapat gerombolan warga yang justru menggelar sedekah bumi di sepanjang jalan. Padahal, sebelumnya pihak Kepala Desa telah mengimbau agar kegiatan tersebut diselenggarakan secara tertib dan terpusat di Punden.
Hal ini membuat Kepala Desa Kedalingan, Joko Waluyo menyayangkan adanya kondisi tersebut.
Ia tak mampu mengontrol gerombolan warga yang lalai terhadap protokol kesehatan dan tidak mengindahkan imbauannya.
“Terkait acara sedekah bumi, kami hanya melakukan doa bersama yang melibatkan cuma satu RT, ” imbuhnya saat dihubungi Mitrapost.com. “Tetapi kok malah kacau begini,” imbuh Joko.
Demi meminimalisir kerumunan, awalnya ia memutuskan setiap RT mengadakan doa bersama dengan mengirim perwakilan. Akan tetapi justru semua warga per KK mengikuti kegiatan tersebut.
Ia berharap kejadian tersebut tidak menimbulkan klaster penyebaran Covid-19.
Kejadian tersebut ditanggapi oleh Anggota Polsek Tambakromo yang merupakan Babhinkamtibmas Desa Kedalingan, Bripka Aris Sugiyanto. Ia terkejut setelah mendapat kabar bahwa situasi tidak sesuai yang diharapkan berdasarkan imbauan sebelumnya.
Kebetulan pada saat itu, ia tidak berada di tempat sehingga tidak ada aparat yang bertugas menertibkan situasi kerumunan yang begitu padat.
Tim Redaksi Khusus Video dan Konten






