Pati, Mitrapost.com – Bupati Pati Haryanto mengungkapkan, setiap malam Minggu rumah sakit-rumah sakit di Bumi Mina Tani mengalami kelangkaan oksigen. Kondisi ini membuat pihaknya waswas.
Hal ini diungkapkan Haryanto dalam Rapat Koordinasi Penangangan Covid-19 Jawa Tengah yang digelar secara virtual. Ia mengatakan kelangkaan oksigen sudah terjadi selama empat malam Minggu.
“Kesulitan oksigen itu jatuhnya di kami pasti malam Minggu. Jadi empat malam Minggu kami terjadi kelangkaan oksigen,” ujar Haryanto dihadapan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (12/7/2021).
Bahkan, lanjutnya, pihaknya terpaksa mengevakuasi pasien-pasien di suatu rumah sakit untuk diberikan penanganan di rumah sakit lainnya.
“Rumah Sakit Fastabiq Sehat sempat kami evakuasi di dua rumah sakit, yakni (RS) KSH dan (RSUD) RAA Soewondo. Karena diperkirakan oksigen dikirim tetapi trobel tidak sampai. Baru dikirim kemarin (Minggu siang),” ungkap Haryanto.
Haryanto pun mengaku waswas lantaran keterlambatan pasokan oksigen dari PT. Samator ini. Ia khawatir kejadian meninggalnya puluhan pasien di Jogja terulang di Kabupaten Pati.
“Sehingga kami sampaikan di GM PT Samator jangan sampai kasus di Jogja terulang. Alhamdulillah sudah dikirim. Tetapi persediaan itu tidak bisa lancar. Sehingga masih membuat waswas kami dan direktur-direktur rumah sakit,” tandasnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Pati, setidaknya memerlukan 80 ton oksigen setiap hari untuk pemenuhan kebutuhan di tiga rumah sakit. Sementara ada 10 rumah sakit di Pati yang menangani pasien Covid-19. (*)
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Mila Candra
Wartawan






