Pati, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati memanfatkan teknologi digital untuk melayani masyarakat. Diharapkan dengan pemanfaatan teknologi ini, pelayanan masyarakat lebih optimal.
Pemanfaatan teknologi ini tercermin dengan adanya program Smart City. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Pati Indriyanto mengungkapkan program ini mempunyai enam program unggulan.
Diantaranya, Smart Government yang mempunyai program SIM ULP (aplikasi pengadaan barang/jasa), Smart Economy yang diwakili SIPIPA (aplikasi pelelangan ikan).
“Smart government itu SIM ULP itu aplikasi untuk memproses pengadaan pralelang dan pascalelang. Jadi sekarang ini untuk proses lelang sudah 100 persen digital,” ujar Indriyanto.
“Jadi cukup upload dokumen, kemudian mekanisme lewat elektronik setelah selesai juga lewat dokumen. Tidak perlu menumpuk dokumen yang tebal-tebal jadi cukup upload saja. Jadi meminimalkan kontak fisik,” lanjutnya.
Lalu, ada program Smart Living yang mempunyai aplikasi uji KIR Online SPION, Smart Environment (pengelolaan bank sampah), Smart Society dengan aplikasi Pati Santun (santunan kematian) dan Smart Branding.
“Smart Branding itu Argo Wisata Jollong. Salah satu andalan wisata Pati dan kenggunjunganya cukup banyak dan sangat bagus untuk dikembangkan,” tuturnya.
“Smart Society itu Pati Santun itu untuk permohonan bantuan dari orang yang terkena musibah seperti kematian, dan nantinya mendapatkan santunan lewat itu. Datanya bisa di-upload di website. Dinas Sosial,” tandasnya. (*)
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Atik Zuliati