Pati, Mitrapost.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati mencatat terjadi pengurangan tonase sampah di Kabupaten Pati sebanyak 19,53 persen atau 41,1 ton dalam satu semester tahun 2021.
Penurunan ini diduga tak lepas dari penurunan aktivitas masyarakat di masa pandemi Covid-19.
Iwan Trisno selaku Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup mengatakan di akhir tahun 2021 pihaknya menargetkan ada penurunan sampah sebanyak 24 persen.
“Untuk sampah anorganik kami targetkan program pengurangan sampah adalah 24 persen. Tahun sebelumnya 23 persen dan tercapai. Sampai semester ini sudah 20-an persen,” kata Iwan kepada Mitrapost.com saat ditemui di kantornya, Senin (9/8/2021)
Upaya Pemda melarang swalayan dan retail modern untuk tidak menggunakan pembungkus plastik juga menurutnya efektif menekan jumlah sampah anorganik.
Iwan merinci, timbunan sampah di Pati selama satu semester tahun 2021 sekitar 241,6 ton. Dari jumlah sampah tersebut 58,04 persen masuk dalam kategori sampah terkelola (sampah yang dikelola Pemda) sementara 41,96 persen masuk kategori sampah tidak terkelola (sampah yang dikelola masyarakat).
Kendati terjadi penurunan sampah, Kasi Manajemen Pengelolaan Sampah dan B3, Ragil Nurwahyu menyebut terjadi kebaikan limbah masker dibandingkan tahun lalu.
“Kalau jumlah semakin meningkat malah limbah masker di masyarakat. Meningkatkan jumlah penduduk juga mempengaruhi,” kata Ragil saat diwawancarai terpisah.
Untuk capai target pengurangan sampah 24 persen di akhir tahun DLH Pati akan mengoptimalkan 180 bank sampah dan menambah armada sampah baru.
DLH Pati juga mengimbau agar masyarakat lebih giat lagi melakukan pengurangan sampah, terlebih di masa pandemi sebagian besar aktivitas masyarakat berada di rumah.(*)
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Atik Zuliati
Wartawan Area Kabupaten Pati