oleh

September-November Diprediksi Nelayan Panen Raya

Pati, Mitrapost.com – Bulan September sampai dengan November diprediksi akan menjadi momentum panen raya tangkapan ikan bagi nelayan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Unit II Juwana, Tri Widodo kepada Mitrapost.com belum lama ini.

“Tahun lalu pada bulan 9 sampai 11, nelayan dari TPI II mengalami panen raya. Kami pun memprediksi pada bulan depan sampai bulan 11 akan panen raya. Dengan catatan, cuaca sudah membaik,” ujar Tri Widodo.

Pbb - Mitrapost.com

Banner Bphtb - Mitrapost.com

Berdasarkan pemantauannya, pihak TPI Unit II Juwana mendata terdapat 1.000 nelayan purse seine.

Saat ini terdapat kurang lebih 50 persen nelayan beserta anak buah kapal (ABK)nya yang masih di lautan luar Jawa. Kondisi trsebut disebabkan karena masih tingginya gelombang dan cuaca yang dingin, sehingga mereka belum mampu pulang.

Baca Juga :   Cegah Covid-19, Tokoh Agama Lakukan Antisipasi dan Mitigasi di Tempat Ibadah

Pasalnya, kondisi suhu laut, seperti di Papua masih dingih sehingga masih banyak kapal yang belum berani berlayar.

“Nelayan sini ada yang masih banyak di lautan karena belum bisa pulang. Mereka ada yang di Kalimantan, Sulawesi, bahkan di Papua. Mereka belum berani pulang karena suhu di laut masih dingin. Situasi seperti ini juga menghambat produksi nelayan,” imbuhnya saat diwawancarai di ruangannya.

Sementara itu, terdapat pula kapal nelayan yang baru akan memulai berlayar menunggu Syura.

“Biasanya sesuai perhitungan nelayan, setelah Syura cuacanya kembali normal. Sehingga memungkinkan nelayan melakukan pelayaran,” ungkapnya.

Berdasarkan penyampaian Tri Widodo, TPI Unit II Juwana mengestimasikan pendapatan sebanyak Rp9 Miliar dalam setahun.

Baca Juga :   Balap Liar dengan Perjudian, Dua Pemuda Pati Terancam 10 Tahun Penjara

Selain itu, ia menilai adanya Pandemi Covid-19 pun menyebabkan kondisi TPI mengalami penurunan omzet hingga 33 persen. Sehingga ia berharap Pandemi Covid-19 segera berlalu.

“Adanya pandemi Covid-19 membuat kondisi kami di sini benar-benar terguncang. Dari mulai pemerintah, nelayan, dan pedagang ikan,” pungkasnya. (*)

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Mila Candra

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait