Video : Oknum Ormas Yang Mengeroyok Ibu PKL Di Tangkap Tanpa Perlawanan

Mitrapost.com – Viral aksi penganiayaan dan kekerasan terhadap seorang ibu pedagang kaki lima di Pasar Gambir Tembung, Deliserdang, Sumatera Utara, Minggu (6/9). Kasus itu lantas ditangani polisi.

Pelaku yang diduga preman berinisial BS itu ditangkap di sebuah cafe di kawasan Pasar 12 Tembung, Bandar Klippa, pada Selasa (7/9) dini hari.

BS diringkus tanpa perlawanan oleh Kapolsek Percut Seituan, AKP Janpiter Napitupulu bersama jajarannya.

“Di Pasar Gambir Tembung, dengan pengadunya ibu yang jualan kaki lima,” kata aparat kepolisian.

Pelaku tertangkap di tempat biasa nongkrong. BS lantas digiring ke Polsek Percut Seituan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Meski begitu, tak menutup kemungkinan ada tersangka lain, lantaran dalam video yang beredar sebelumnya, tampak dua orang yang menganiaya.

Ditambah lagi, korban berinisial LW hanya ingat pada BS. AKP Janpiter Napitupulu dan jajarannya masih memeriksa sejumlah saksi.

“Pelaku berinisial BS tersebut kini diboyong ke mapolsek guna pemeriksaan dan pengembangan untuk mengetahui rekan BS yang diduga ikut menganiaya pedagang ini,” papar AKP Janpiter.

Sebelumnya beredar kabar, bahwa kedua pria tersebut merupakan preman setempat. Bahkan disebutkan bahwa akar masalah lantaran korban LW tidak mau memberikan uang iuran lapak.

Sementara dari pengakuan tersangka, ia hanya bertandang ke pasar tanpa direncanakan. Terkait laporan BS tersebut, polisi pun mempelajarinya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, BS juga merasa jadi korban. Karena ia menerima cakaran dan pukulan dari ibu LW.

Terlapor BS akhirnya membuat laporan juga ke polisi. Dirinya mengaku jadi korban penganiayaan juga.

Diceritakan, sebelumnya wanita pedagang kaki lima inisial LW itu memarkirkan becak motor (betor) di samping jalan. Sejumlah barang milik LW ditumpangkannya di situ.

BS yang mengaku sekedar melintasi lokasi pun merasa terganggu dan terhalang jalannya. Saat diminta memindahkan, malah terjadi cekcok hingga berujung pemukulan.

Saat dianiaya, wanita tersebut hanya bisa menjerit minta ampun. Sedangkan orang-orang yang ada di sekitar berusaha melerai, tampak tak berani menolong dan melawan.

Korban LW mengalami luka-luka di sebagian wajah dan tubuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati