Diet Batu Ginjal, Hindari Pantangan Berikut

Mitrapost.com – Batu ginjal merupakan penyakit yang terjadi akibat pola makan yang tidak sehat. Penyakit ini dapat terbentuk dari deposit mineral keras di dalam ginjal.

Adapun salah satu pemicu dari penyakit batu ginjal adalah pola makan tinggi purin, protein, garam, dan gula.

Penyakit ini dapat memberikan gejala bagi penderitanya. Diantaranya adalah Nyeri hebat di daerah perut dan pinggang, kencing berdarah, anyang-anyangan, sering buang air kecil, mual, dan meriang.

Apabila batu berukuran kecil, penderita akan tidak akan merasakan gejala apapun. Selain itu, batu bisa keluar bersama urine.

Namun, jika batu yang terbentuk berukuran besar, maka penderita bisa mengalami gejala yang lebih parah.

Baca Juga :   Bahaya Minum Kopi Saat Sahur

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meringankan gejala dan penyakit batu ginjal adalah dengan melakukan diet batu ginjal, serta dengan menghindari pantangan dalam pola makan sehari-hari.

Adapun pantangan yang harus dihindari dalam diet batu ginjal adalah makanan yang tinggi oksalat. Seperti halnya kacang almond, kacang-kacangan, bayam, cokelat, bit, ubi, dan teh.

Makanan tersebut dapat terbentuk akibat adanya penumpukan kalsium oksalat di dalam ginjal.

Pantangan dalam diet batu ginjal, penderita mesti menghindari konsumsi makanan yang tinggi oksalat.

Selanjutnya adalah makanan tinggi asam urat, seperti halnya seafood, jeroan, daging merah, daging ayam, daging babi, asupan protein hewani, dan makanan atau minuman dengan pemanis tambahan.

Baca Juga :   Hari Jantung Sedunia, Jaga Kesehatan Jantung dengan Konsumsi Makanan Berikut Ini

Pantangan selanjutnya adalah minuman bersoda dan minuman dengan kadar gula yang tinggi. Minuman bersoda yang mengandung fosfat tinggi juga meningkatkan produksi asam urat dan dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.

Pantangan lain yang perlu dihindari adalah makanan tinggi garam yang dapat meningkatkan kadar kalsium dalam darah, sehingga berpotensi menyebabkan pembentukan batu ginjal.

Pantangan terakhir adalah suplemen vitamin C dosis tinggi. Konsumsi vitamin C sebanyak 1000 miligram per hari dapat meningkatkan produksi oksalat dalam tubuh dan memicu pembentukan batu ginjal.

Adapun asupan vitamin C yang disarankan sesuai dengan kebutuhan tubuh adalah 60 miligram per hari.