Menyongsong Masa Depan Anak dengan Bekal Keterampilan dan Pengetahuan

Surakarta, Mitrapost.com – Pemerintah kota Surakarta terus meningkatkan upaya untuk menyongsong masa depan anak, diantaranya dengan membekali keterampilan hidup dan juga pengetahuan.

Arahan ini pun disampaikan oleh Wakil Walikota Surakarta, Teguh Prakosa, Sabtu (2/10/2021) saat membuka kegiatan Pemantapan Forum Anak Surakarta, di Bale Tawangarum, Balaikota Surakarta. Pada kesempatan yang sama, Teguh pun memberikan arahannya pada puluhan anggota Forum anak Se Surakarta.

Teguh menegaskan bahwa dalam menyongsong masa depan anak, diperlukan adanya kerja nyata. Sehingga tidak hanya berteori, namun juga diperlukan adanya implementasi atau penerapan secara langsung mengenai pengetahuan dan keterampilan menjalani hidup di tengah masyarakat.

Tak lupa, anak – anak masa sekarang harus dididik untuk memiliki tata krama, unggah ungguh dan dan semangat gotong royong.

“Anak anak yang menjadi tulang punggung negara ini. Pengetahuan kehidupan dan dasar – dasar keterampilan adalah guru yang paling baik. Jabatan kita atau pekerjaan sekarang adalah hasil dari sekolah kehidupan,” tandasnya.

Wawalkot berharap Forum Anak Kota Surakarta mampu menjalankan program kerjanya dengan baik. “Jangan hanya menyampaikan proposal untuk minta bantuan pembinaan atau modal usaha tapi ternyata tidak punya latar program kerja yang jelas,” ungkap Teguh.

Lebih lanjut dijelaskannya, Pemkot hanya ingin anak – anak Kota Surakarta untuk tumbuh berkembang sesuai dengan usianya, didampingi dengan pembinaan yang terarah dan jelas, selain pendidikan yang diterima dari bangku sekolah.

Kegiatan yang dilaksanakan pun merupakan kegiatan yang realistis dan harus ada target. Idealisme setiap anak harus dimunculkan sehingga bakat atau skill bisa dengan sendirinya tumbuh dan dikembangkan.

Selain itu, anak-anak harus mampu mengidentifikasi dirinya sendiri supaya bisa fokus mengerjakan sehingga menghasilkan yang terbaik.

Forum anak dibentuk harus dari bottom up dengan ide yang bisa dipertanggungjawabkan dari anak-anak. “Saya titip, bahwa hidup ada pilihan. Kalau sudah memilih itu harus ditekuni. Belajar dan Bekerja dengan tekun, sabar ikhlas. Hasil yang terbaik akan dipetik nantinya,” jelasnya.

Anak-anak pun harus diberikan pendidikan untuk mandiri. Ilmu harus bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari untuk memunculkan hal yang baru. Semangat berkarya merupakan harapan dari Pemerintah Kota Surakarta pada Forum Anak untuk berkarya di tengah percepatan pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid 19.

Sementara, Sri Wardani Purbo Wijoyo, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Surakarta, menerangkan bahwa Forum Anak Surakarta (FAS) dibentuk sebagai salah satu upaya untuk mengimplementasikan prinsip atas penghargaan terhadap pandangan anak di berbagai tingkatan.

“FAS diharapkan dapat menjadi ruang bagi pengurus untuk dapat berpartisipasi dalam setiap pengambilan kebijakan yang terkait dengan anak. Selain itu, forum anak di berbagai tingkatan juga dibentuk sebagai bagian upaya untuk membangun persepsi positif masyarakat terhadap perlunya menghargai pandangan anak,” uraiannya.

Menurut Wardani, perlu adanya peningkatan kapasitas pengurus forum anak agar pandangan dan pendapatnya dapat menjadi rujukan Pemerintah Kota Surakarta dan masyarakat di dalam pengambilan keputusan.

Anak perlu dibekali pengetahuan tentang hak anak, tahapan partisipasi, meningkatkan kemampuan berkomunikasi serta menyampaikan pandangannya secara baik di dalam proses perencanaan pembangunan.

Kegiatan ini juga diikuti para fasilitator Forum anak Kota Surakarta, Ketua Gugus Tugas Kota Layak Anak Surakarta, Kepala Bappeda dan instansi terkait dengan kegiatan Forum Anak Surakarta. (*)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati