Semarang, Mitrapost.com – Sub Feeder akan menjadi armada Trans Semarang yang bisa melayani masyarakat di perkampungan dan gang kecil.
Inovasi ini tengah direncanakan oleh pemerintah kota Semarang, sehingga diharapkan bisa menjangkau masyarakat di lokasi yang tak terjangkau.
“Untuk Sub feeder ini adalah program Pemerintah Kota Semarang untuk melayani masyarakat di perkampungan dengan jalan yang lebih kecil daripada yang dilalui feeder,” kata Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Hendrix Setiawan, Selasa (26/10/2021).
Hendrix menyebut jika Pemkot Semarang telah bekerjasama dengan perusahaan karoseri dalam menyiapkan armada sub feeder ini.
Nantinya dari hasil kerjasama ini akan dilakukan kajian-kajian lebih lanjut terkait hal tehnis dalam pengoperasioan Sub Feeder.
“Kemarin yang kita posting di Instagram adalah hasil kerjasama antara Trans Semarang dengan karoseri gunung mas, jadi dengan adanya contoh prototipe hasil kerjasama itu nantinya bisa dibuat kajian-kajian terkait hal-hal teknisnya,” ungkapnya.
Sedangkan terkait operasional Sub Feeder ini, Hendrix menyebut jika semua kajian dan hal teknis telah selesai dipersiapkan dengan baik, maka secepatnya akan segera dioperasikan.
Terkait dengan jumlah armada, lanjutnya sampai saat ini masih sedang dalam proses pengkajian. Adapun rute yang akan dilewati Sub feeder sendiri, juga masih dalam proses pembahasan internal.
“Untuk jumlah armadanya juga masih dalam pengkajian tapi setelah kerjasama dengan Gunung Mas ini kami sudah mempunyai bentuk gambaran yang akan beroperasi di Kota Semarang ini seperti apa,” imbuhnya.
Seperti halnya armada bus dan feeder, nantinya penumpang yang akan naik maupun turun dari sub feeder juga harus melalui halte khusus yang dibuat oleh pihak BRT Trans Semarang. (*)
Redaksi Mitrapost.com






