oleh

Takut KIPI, Sejumlah Lansia di Pati Kota Enggan Divaksin

Pati, Mitrapost.com– Meski total capaian vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Pati sudah mencapai 72 persen, berdasarkan keterangan Camat setempat masih ditemukan sejumlah kendala dalam pelaksanaan program.

Didik Rusdiartono, Camat Pati mengatakan masih banyak kelompok lanjut usia (lansia) berusia 60 tahun ke atas masih enggan untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

Ia menyebutkan setidaknya ada beberapa alasan yang paling banyak diutarakan oleh target vaksin manula atau keluarga terkait. Pertama masih ada keraguan akan keamanan vaksin dan takut dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

“Kendalanya yang manula tidak mau divaksin. ya diantaranya mereka bilang, saya sudah tua kok divaksin barang. Emang buat apa sih. Ada juga kalau sakit yang menanggung siapa. Termasuk keluarganya yang bilang sendiri,” ujar Didik Rusdiartono saat ditemui Mitrapost.com di kantor Kecamatan Pati.

Baca Juga :   Pati Dapat 10 Ribu Dosis Vaksin bagi Pelayan Publik, Kekurangan di Bulan April

Ada juga yang menolak vaksinasi karena merasa mereka tidak membutuhkan vaksin maupun sertifikat vaksinnya. “Ada juga yang bilang tidak butuh surat vaksin karena tidak mau keluar daerah,” imbuhnya.

Oleh karenanya sosialisasi mengenai keamanan vaksin dan bahaya dari Covid-19 masih terus digencarkan oleh stakeholder setempat. Kacamatan Pati kota juga dalam beberapa kesempatan menggelar vaksinasi door to door, sesuai arahan Bupati Pati untuk mengejar target vaksinasi.

Didik mengungkapkan total keseluruhan capaian vaksinasi Covid-19 di Pati kota sudah mencapai 72 persen. Ia menguraikan vaksinasi untuk tenaga kesehatan sudah mencapai 45 persen, lansia 40,6 persen, pelayan publik 51 persen, masyarakat umum 51 persen, ibu hamil 57 persen, dan golongan disabilitas 65 persen.

Baca Juga :   Pasangan Suami Istri Pelaku Pemalsuan Sertifikat Vaksin Covid-19 Diamankan Petugas

Sementara untuk golongan remaja sebanyak 113 persen, lebih besar dari sasaran lantaran vaksinasi di Pati kota juga diikuti oleh pelajar sekolah menengah dari kecamatan dan luar kecamatan. (*)

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Komentar

Berita Terkait