Tanaman Padi Sempat Layu, Dintanpan Rembang Ungkap Belum Terima Laporan

Rembang, Mitrapost.com – Para petani di wilayah timur Kabupaten Rembang sempat keluhkan kekurangan air untuk sawah dan tanaman padi mereka. Dinas pertanian dan pangan Kabupaten Rembang lantas memberikan penjelasan.

Adanya musim hujan yang tidak sesuai dengan prediksi petani, memicu keresahan di sejumlah wilayah Kabupaten Rembang. Beberapa sawah terlihat kekurangan air dan harus dilakukan irigasi menggunakan pompa air.

Akibatnya, sejumlah tanaman utamanya padi, menjadi layu karena ketersediaan air di sawah makin berkurang. Benih yang sudah disebar juga terlihat sedikit menguning beberapa waktu lalu.

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang berikan penjelasan mengenai hal tersebut. Dintanpan mengakui jika hujan di Kabupaten Rembang datangnya sering tidak bersamaan dan rata di semua wilayah.

Pihak Dintanpan mengatakan, belum menerima keluhan tersebut. Desti Muryadi selaku Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dintanpan Kabupaten Rembang mengatakan, hingga saat ini, beberapa wilayah memang belum memasuki masa tanam karena curah hujan yang berbeda.

“Memang kalau untuk wilayah timur, Sarang, Sedan, Sale itu sering mundur (tanam). Jadi wilayah barat itu sudah tanam, daerah itu (timur) belum ada hujan,” kata pada Rabu (22/12/2021).

Pihaknya memperkirakan, karena tahun lalu, musim tanam 2020-2021 bulan Oktober sudah mulai tanam, sedangkan tahun ini mundur, sehingga beberapa petani di wilayah timur kabupaten Rembang ada yg sudah mulai menanam pada bulan November tahun ini. Hal tersebutlah yang memicu keresahan, karena nyatanya musim hujan tahun ini mengalami kemunduran.

Meski sempat mengalami kekurangan air, akan tetapi diperkirakan di akhir Desember ini, musim hujan akan segera tiba di wilayah timur kabupaten Rembang, sehingga diharapkan bisa menjadi kabar baik untuk para petani.

“Selasa kemarin kan sudah hujan to, nah itu kami harap jadi suatu pertanda baik. Artinya kalau hujan ini akan ada terus menerus, kekeringan yang kita khawatirkan Insyaallah tidak terjadi,” kata Desti.

Melalui Kabid TPH, Dinas pertanian berharap agar masyarakat lebih responsif terhadap kondisi cuaca. Sehingga jika memang belum waktunya, agar tidak tergesa-gesa dan timbul keresahan seperti beberapa hari terakhir. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati