oleh

Alun-Alun Johar Semarang Sudah Dibuka Untuk Umum

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Semarang, Mitrapost.com – Alun-alun Johar Semarang, kini sudah dibuka untuk masyarakat umum. Sebelumnya, Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang telah melakukan kerja bakti bersih-bersih area alun-alun bersama masyarakat kauman, para santri, takmir masjid beberapa waktu lalu.

Organisasi perangkat daerah (OPD) lain, yang juga bergerak bersama melakukan pembersihan area alun-alun antara lain Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), dan kecamatan.

Plt Kepala Distaru Kota Semarang, M Irwansyah mengatakan, pembangunan Alun-Alun Johar berlangsung selama tiga tahun dan saat ini sudah selesai dikerjakan.

Seluruh pagar seng yang mengelilingi alun-alun juga sudah dibuka. Artinya, secara resmi Alun-Alun Johar sudah bisa dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas.

Baca Juga :   Awas, Sanksi Tegas Menanti Pelanggar Masker di Kota Semarang

“Hari pertama kerja di 2022, kami bersih-bersih bersama. Semua bergotong royong. Kami sudah membangun jadi suatu yang bagus, kami harap ini bisa dirawat bersama,” papar Irwansyah.

Alun-Alun Johar, lanjut dia, difungsikan sebagai ruang publik. Sehingga, siapapun bisa memanfaatkan kawasan tersebut untuk aktivitas olahraga, budaya, atau hanya sekedar bersantai bersama keluarga.

Dengan hadirnya alun-alun ini, bisa menjadi penunjang hidupnya kembali kawasan Johar. Dimana kegiatan di pasar bisa berkembang, aktivitas di masjid bisa terwadahi, serta masyarakat juga bisa memanfaatkannya untuk sarana rekreasi.

“Dulu ini memang kawasan yang dilengkapi alun-alun, pasar, kanjengan, dan masjid. Ini sudah bisa kembali. Mari kita rawat bersama,” paparnya.

Irwansyah menyebutkan, terdapat berbagai fasilitas yang bisa dimanfaatkan masyarakat, antara lain lapangan hijau, shelter-shelter pedagang, taman, dan bangku-bangku.

Baca Juga :   Curah Hujan di Jateng Diprediksi Meningkat Hingga 40 Persen Pada Akhir Tahun

Shelter-shelter yang ada di alun-alun menjadi pendukung yang bisa dimanfaatkan untuk berjualan perlengkapan solat atau souvenir, karena lokasinya dekat dengan masjid.

Pada malam hari, suasana akan lebih terlihat menarik karena dilengkapi lampu taman yang mengelilingi alun-alun.

BRT Trans Semarang juga akan masuk ke Alun-Alun. Sehingga, masyarakat bisa ke Pasar Johar dengan menggunakan transportasi umum.

“Rencananya BRT bisa masuk sehingga masyarakat kalau ke Pasar Johar bisa naik transportasi umum turun di alun-alun,” katanya.

Lebih lanjut, Irwansyah memaparkan, kawasan alun-alun akan ditanami 100 pohon. DPU akan memberikan 30 pohon pule berdiameter 50-60 sentimeter. Disperkim juga akan mendatangkan sejumlah pohon untuk melengkapi alun-alun. Kemudian, Kementerian PUPR pun turut melakukan penghijauan dengan mendatangkan 2-4 pohon pule berdiameter satu meter dan 50 pohon ketapang.

Baca Juga :   Curi Kabel Milik PLTGU Tambak Lorok, Enam Pekerja Proyek Ditangkap

Dengan ditanami pohon di Kawasan alun-alun Johar, diharapkan Kawasan ini bisa menjadi lebih sejuk, sehingga masyarakat lebih nyaman untuk berkunjung.

“Mudah-mudahan besok bisa terpasang semua. Sehingga Johar bisa adem. Sekarang, ayo bergerak bersama merawat. Ini jadi ikon pusat berkumpulnya masyarakat. Ujung-ujungnya untuk pembangunan generasinmuda agar tumbuh sehat,” terangnya. (*)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar