Pati, Mitrapost.com – Seiring gencarnya operasi Zebra yang dilakukan oleh Polres Pati, mempengaruhi penurunan angka kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di Kabupaten Setempat.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Satlantas Polres Pati, kejadian Laka di tahun 2020 seluruhnya berjumlah 1.236. Kemudian menurun di tahun 2021 menjadi 1.096 insiden.
Kapolres Pati AKBP Christian Tobing mengatakan, Operasi Zebra memicu para pengendara motor lebih tertib berkendara.
“Pada 2020-2021 angka Laka Lantas ada penurunan. Oleh karenanya, kami mendapat apresiasi. Tentunya kesadaran masyarakat akan yang menjadi hal utama. Kalau masyarakat tidak tertib, kami akan kesulitan untuk menurunkan angka Laka ini. Tahun ini kami akan evaluasi juga,” papar Kasatlantas Polres Pati melalui KBO Satlantas Polres Pati Ipda Muslimin saat diwawancarai awak media.
Tambah dia, dalam beberapa tahun terakhir, lokasi kecelakaan tertinggi di Pati paling banyak terjadi di area jalan raya Pati-Kudus, Margorejo.
“Lokasi paling rawan kecelakaan pada 2021 ialah jalan raya Pati-Kudus, Margorejo. Itu lokasi paling sering terjadi kecelakaan. Datanya tersistem dalam aplikasi IRSMS milik Korlantas Polri,” Imbuh Muslimin
Kemudian lokasi kedua rawan kecelakaan berada di jalan raya Pati-Juwana. Kedua jalan ini diketahui sama-sama merupakan jalur pantai utara (Pantura) Jawa.
Meski angka kecelakaan menurun, namun korban meninggal dan biaya rumat yang disebabkan kecelakaan tahun 2021 lebih tinggi dibandingkan tahun 2020.
Ia mengurai, di tahun 2020 dari 1.236 kecelakaan, 1.445 kejadian diketahui menderita luka ringan, 1 luka berat dan 155 orang meninggal. Sementara kerugian material Rumat mencapai Rp679.880.000.
Sementara di tahun 2021 dari 1.096 kasus kecelakaan 1.247 orang menderita luka ringan, luka berat nihil dan meninggal 196 orang sementara biaya rumat mencapai Rp877.500.000.(*)
Wartawan Area Kabupaten Pati