oleh

Hindari Tidur Setelah Sahur, Berikut Dampak Yang Terjadi

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Mitrapost.comTidur setelah sahur dapat memberikan dampak yang tidak baik bagi Kesehatan tubuh.

Hal tersebut terjadi lantaran, setelah makanan sahur masuk ke pencernaan, kemudian lambung akan mencernanya menjadi sari-sari makanan, kemudian diserap oleh tubuh dan menjadi energi.

Sistem pencernaan membutuhkan waktu setidaknya 2 jam, untuk bisa mengolah makanan hingga menjadi sari makanan. Dalam proses inilah, suplai darah yang diperlukan tidak sedikit.

Sedangkan, selama tidur, hampir seluruh fungsi jantung menjadi terhenti, kecuali jantung, otak, dan paru-paru.

Sehingga, tidur setelah sahur, tidak memberikan waktu yang cukup untuk sistem pencernaan memproses makanan. Hal itu akan menyebabkan makanan menjadi tertimbun di dalam perut. Hingga menimbulkan berbagai masalah Kesehatan lainnya.

Baca Juga :   Dewan Pati Dorong Pemerintah untuk Membuka Pasar Murah

Adapun masalah Kesehatan yang timbul jika tidur setelah sahur adalah sebagai berikut.

  1. menimbun lemak tubuh

Makanan yang masuk ke dalam tubuh, akan diproses menjadi energi. Namun, jika tidur setelah sahur, kalori yang ada akan disimpan menjadi lemak.

Dalam jangka Panjang, persiapan ini dapat membuat lemak di tubuh menjadi menumpuk. Selain itu, juga dapat menimbulkan rasa cepat lapar. Sehingga menjadikan makan lebih banyak Ketika waktu berbuka.

Sedangkan jika makan terlalu banyak, dapat menyebabkan seseorang menjadi malas untuk melanjutkan aktivitas. Sehingga semakin menimbun lemak dalam tubuh.

Hal ini juga dapat memacu terjadinya risiko obesitas. Sehingga sebaiknya dihindari kebiasaan tidur setelah sahur.

  1. Asam lambung naik

Kebiasaan tidur setelah sahur juga dapat menimbulkan asam lambung menjadi naik. Hal tersebut terjadi karena sistem pencernaan tidak dapat bekerja dengan baik.

Baca Juga :   Sambut Ramadan, Persit Pati Bagikan Sembako

Sehingga menyebabkan lambung akan meningkatkan produksi asam lambung untuk mempercepat proses pencernaan.

Di samping itu, ketika Anda tidur, gaya gravitasi akan melonggarkan klep lambung sehingga menyebabkan asam lambung dalam perut mengalir balik ke kerongkongan.

Asam lambung sendiri, bisa mengikis lapisan dinding kerongkongan, serta menimbulkan luka di dalamnya. Yang kemudian dapat menyebabkan terjadinya rasa mulas, nyeri di ulu hati, serta sensasi panas pering seperti terbakar di bagian dada hingga tenggorokan.

Oleh karena itu, dianjurkan untuk tidak tidur setelah sahur, guna menghindari terjadi efek samping yang membahayakan tubuh. (*)

Komentar