Sempat Terkendala Pandemi, Program Penurunan Stunting Pati Akan Kembali Dioptimalkan

Pati, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati akan kembali mengoptimalkan program-program penanganan stunting di wilayah Kabupaten Pati.

Setelah sempat mengalami kendala pandemi Covid-19, Tim Konvergensi Stunting Kabupaten Pati lintas sektoral akan menjalankan agenda pertemuan di lapangan terkait dengan strategi penurunan stunting.

Berdasarkan keterangan dari salah satu tim konvergensi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Etty Irianingrum menerangkan bahwa pada tahun 2022,  kegiatan pertemuan yang sudah menjadi salah satu strategi program penurunan stunting, akan bisa dilakukan secara optimal.

Hal tersebut dapat dilakukan karena sudah adanya kelonggaran aktivitas masyarakat secara umum.

“Kedepannya pasti akan lebih optimal lagi, karena mengingat kondisi sudah membaik dan ada kelonggaran. Tapi tetap kegiatan lapangan dan pertemuan-pertemuan tetep menerapkan protokol kesehatan,” katanya saat ditemui tim Mitrapost.com pada Jumat, (3/6/2022).

Lebih lanjut, Ia menjelaskan kegiatan tersebut diantaranya adalah pertemuan antar kader kesehatan di masing-masing Puskesmas dan desa.

Kemudian, ia juga menjelaskan terkait dengan kegiatan sosialisasi dan pertemuan dengan sasaran masyarakat serta pendampingannya.

Pihaknya mengatakan, kegiatan yang tahun sebelumnya hanya bisa dilakukan secara daring, pada tahun 2022 ini, kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) juga akan berperan dalam program stunting. Karena hal ini berkaitan dengan pemberian tablet tambah darah pada siswa putri.

“Banyak sekali kegiatan pertemuan yang itu juga merupakan strategi penurunan stunting mas, seperti pertemuan dengan kader, kemudian pendampingan KPM. Nah untuk para siswa putri karena sudah PTM, maka pemberian tablet tambah darah akan bisa diawasi,” ungkapnya.

Diketahui bahwasanya stunting merupakan kondisi masalah gizi kronis akibat kurang asupan gizi dalam jangka waktu panjang, sehingga mempengaruhi tumbuh kembang pada anak.

Dengan kondisi tersebut, Kabupaten Pati sendiri sudah dinyatakan sebagai kabupaten lokus stunting sejak tahun 2020. Dengan adanya kelonggaran pandemi tersebut diharapkan bisa secara baik digunakan untuk menurunkan stunting di Pati. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati