oleh

Kemenkes Laporkan Kasus Hepatitis Akut Misterius Tersebar di 21 Provinsi

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Mitrapost.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan kasus hepatitis akut misterius saat ini sudah tersebar di 21 provinsi yang ada di Indonesia.

Kemenkes juga melaporkan bahwa saat ini kasus hepatitis akut misterius terus mengalami penambahan menjadi 70 kasus.

Berdasarkan keterangan dari Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril, Sp.P, MPH, penambahan kasus hepatitis akut misterius ini hanya sedikit. Dimana total terdapat 70 kasus kumulatif yang tersebar di 21 provinsi.

“Perkembangan kasus di Indonesia ada 70 kasus dugaan ini ada 16 probable dan 14 pending dan 40 discarded disingkirkan karena tidak diketahui dan tidak termasuk hepatitis di 21 provinsi,” ungkap dr Syahril, hari ini Jumat (24/6/2022).

Baca Juga :   Kemenkes Sediakan Hotline Untuk Layanan Telemedisin Gratis

Berdasarkan kasus yang ditemukan, lanjutnya, kasus hepatitis akut misterius paling banyak ditemukan di Jakarta. Dari 70 kasus yang terlapor itu, diketahui ada 14 pasien yang masih berstatus pending, dan 16 probable.

“Update 21 Juni 16.00 ada 16 probable, 14 pending dan 40 discarded. Dari 70 kasus yang dilaporkan terdapat 40 (57,1 persen) pasien yang discarded,” ucapnya.

Lebih jauh, informasi yang disampaikan oleh Syahril bahwa dari 40 pasien yang berstatus discarded terdiagnosis penyakit ini, antara lain: Dengue: 15 pasien, Sepsis: 6 pasien, dan Bacterial Infection: 5 pasien.

Kemudian, Hepatitis A Reaktif: 3 pasien, Drug-induved Hepatitis: 3 pasien, kelainan jantung: 3 pasien, kolestasis susp atresia billier: 2 pasien, leukimia: 2 pasien, dan neonatal kolestasis: 1 pasien. (*)

Baca Juga :   Jokowi Resmikan Tol Penghubung Sumut-Aceh

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar