oleh

Sejumlah Pendaftar PPDB di Pati Diduga Sertakan Piagam Penghargaan Palsu

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Pati, Mitrapost.com – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA di wilayah Kabupaten Pati saat ini tengah menjadi sorotan masyarakat.

Terdapat informasi yang beredar bahwa sejumlah pendaftar dengan menyertakan piagam penghargaan yang diduga palsu.

Isu tersebut berembus dalam pelaksanaan PPDB di SMA N 1 Pati belakangan ini. Pendaftar memanfaatkan kondisi pandemi Covid-19 yang banyak memunculkan lomba dan kompetisi daring. Hanya saja, pendaftar yang menyertakan piagam penghargaan dari ajang daring diragukan keasliannya.

Akan tetapi, ketika akan mengonfirmasi rumor tersebut ke pihak sekolah SMA N 1 Pati pada Kamis (30/6/2022), Kepala SMA N 1 Pati Kaslan tidak ada di tempat.

“Kepala sekolah sedang keluar. Kalau mau ketemu biasanya membuat janji terlebih dahulu,” ujar petugas yang mengaku resepsionis SMA N 1 Pati Arief Bactiar.

Baca Juga :   Panic Buying, Ritel Modern di Pati Kehabisan Stok Minyak Goreng

Dia juga mengaku tidak berani mengomunikasikan dengan Bidang Humas saat wartawan mencoba mengonfirmasi melalui Wakil Kepala Sekolah yang membidangi itu.

Ketua Panitia PPDB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jateng Sukarno mengatakan, jika terdapat dugaan penggunaan piagam palsu dalam pendaftaran PPDB dapat dilaporkan ke panitia di satuan pendidikan atau ke pihaknya. Hal tersebut dikarenakan laporan yang bersifat komplain tersebut harus menyertakan bukti.

“Kalau komplain atas dugaan itu dapat dibuktikan maka akan ada sanksi bagi pelakunya. Dia bisa dikeluarkan dari sekolah, meskipun sudah dinyatakan diterima,” ujarnya saat ditemui di Posko PPDB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jateng Tahun Pelajaranm 2022/2023 di Jalan Panglima Sudirman Pati.

Baca Juga :   Minim Penolakan, Warga Pati Antusias Divaksin Covid-19

Lebih lanjut dia menjelaskan, sanksi tersebut didasarkan atas petunjuk teknis (Juknis) penyelenggaraan PPDB SMA Negeri dan SMK Negeri Provinsi Jateng 2022/2023. Dalam juknis itu disebutkan, apabila peserta didik memberikan data palsu/tidak benar, maka akan dikenakan sanksi pengeluaran oleh satuan pendidikan. Meskipun yang bersangkutan diterima dalam proses seleksi.

Pria yang sehari-hari menjabat Kasi SMK pada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jateng itu mengemukakan, prestasi kejuaraan memiliki bobot nilai dalam PPDB. Prestasi yang dibuktikan dengan piagam dapat berupa berjenjang maupun tidak berjenjang. (*)

Komentar