Rembang, Mitrapost.com – Mendekati hari raya Iduladha, Kebutuhan pangan meningkat. Seperti dengan bumbu dapur yaitu garam yang biasa dicari.
Sehingga, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Rembang menanggapi bahwa stok garam masih aman untuk kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut dikarenakan stok garam petambak masih terbilang cukup banyak yang tersimpan di gudang penyimpanan garam.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DKP Kabupaten Rembang Mochammad Sofyan Cholid mengutarakan kebutuhan masyarakat seperti stok garam masih bisa tercukupi hingga beberapa bulan ke depan.
“Stok garam di masyarakat masih bisa dicukupi oleh stok petambak yang masih tersimpan di gudang penyimpanan, sampai beberapa bulan kedepan,” ujar Cholid saat ditemui Mitrapost.com Rabu (6/7/2022).
Kendati demikian, stok garam masih mencukupi untuk beberapa bulan ke depan. Selain itu, petambak garam sejak bulan April belum bisa memproduksi garam.
Penyebab dari belum memproduksi garam sampai saat ini dikarenakan curah hujan yang masih cukup tinggi hingga bulan Juli Tahun 2022.
Sebagai informasi, sebelumnya diketahui, bahwa tingkat produksi garam oleh para petambak di Kabupaten Rembang memang mengalami penurunan sejak tahun 2021.
Adapun hal pertama yang menjadi faktor penurunan produksi garam di Kabupaten Rembang menurut pemaparan dari Sofyan Cholid adalah cuaca yang memang tak bersahabat dengan para petambak.
“Produksi garam tahun ini belum mulai memproduksi. Sehingga Stok garam mengalami penurunan sejak tahun 2021 sebab cuaca yang tidak kondusif dengan curah hujan yang tinggi,” terangnya. (*)






