Pati, Mitrapost.com – Sejak dinaikannya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 3 September 2022 lalu, berdampak pada kenaikan seluruh bahan kebutuhan pokok, termasuk harga ikan yang ikut melambung tinggi.
Menurut pengakuan dari Titin (40) salah satu pedagang ikan di Pasar Porda Juwana, harga ikan kini mulai naik berkisar Rp 2.000 hingga Rp 3.000 per kilogram untuk semua jenis ikan. Mulai dari kakap merah, kakap putih, teri, cakalang dan sebagainya.
“Harga mulai naik 2 ribu hingga 3 ribu per kilogram mas, untuk semua jenis ikan di sini, seperti kakap merah biasanya harganya 45 ribu kini jadi 48 ribu per kilo,” ucap Titin saat ditemui langsung di lokasi pasar, Jumat (9/9/2022).
Kendati demikian, walaupun harga ikan mulai melambung naik, dirinya mengakui jika penjualan dan stok ikan masih aman terkendali.
“Penjualan ndak ada masalah, stok juga stabil tidak ada keterlambatan,” singkatnya.
Di sisi lain, Suharjo selaku petugas Pasar Porda Juwana mengatakan hal yang senada. Sejak diumumkannya harga BBM naik, harga ikan juga ikut menyesuaikan.
“Harga ikan mulai naik sejak pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM, dari hari Rabu kemarin ikan di sini sudah mulai naik,” jelasnya.
Lantas dirinya menjelaskan, kenaikan harga saat ini tidak menutup kemungkinan akan terus mengalami kenaikan pada hari berikutnya, dalam artian harga ikan akan semakin tinggi.
Kenaikan harga BBM ini menurut Suharjo tentu berpengaruh kepada biaya operasional kapal, maka dari itu harga ikan juga mulai naik.
“Jika harga BBM terus naik, harga ikan semakin tinggi, biaya operasional kapal semakin mahal, dikhawatirkan banyak nelayan enggan untuk melaut,” pungkasnya. (*)






