oleh

Kunjungi Ponpes Mahasina Darul Qur’an wal Hadits, Puan Disambut Iringan Salawat

Bekasi, Mitrapost.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Mahasina Darul Qur’an wal Hadits yang berada di Kota Bekasi pada Rabu (21/9/2022).

Para santri pun menyambut kedatangan Puan dengan iringan salawat. Mereka menyenandungkan salawat Yaa Lal Wathan.

Dirinya pun mengingatkan para santri belajar giat agar bisa memberikan pengabdian terbaik untuk bangsa dan negara.

Pengasuh Ponpes Mahasina, Drs KH Abu Bakar Rahziz dan Nyai Badriyah Fayumi mendampingi Puan yang sedang menyapa para santri.

“Para santri adalah calon pemimpin Indonesia,” ungkap Puan di lokasi.

“Saya gembira ada pendidikan karakter dan kebangsaan di Pesantren Mahasina. Tidak ada diskriminasi juga saya sangat senang. Kita akan ikut bantu agar pesantren ini makin berkembang,” kata Puan.

Baca Juga :   Puan Ungkap Tak Keberatan Ganjar Bacapres Nasdem, PDIP Punya Capres 2024

Perlu diketahui, Ponpes Mahasina Darul Qur’an wal Hadits mengusung konsep ‘Pendidikan Terintregasi Kader Ulama, Pemimpin Bertakhlak Qur’ani dan Berwawasan Kebangsaan’. Konsep tersebut bermakna pendidikan yang terpadu, terhubung, terkait dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

Salah satu program di ponpes ini adalah kepemimpinan dan karakter. Ponpes Mahasina pun memberikam pendidikan tanpa diskriminasi sehingga para santri yang belajar di pesantren tersebut datang dari berbagai latar belakang.

Semua santri Ponpes Mahasina lulus pendidikan formal setingkat Tsnawiyah dan Aliyah (SMP/SMA). Tahun lalu, 100 persen lulusan Aliyah Ponpes Mahasina lolos perguruan tinggi negeri (PTN).

Puan juga memuji para santri Ponpes Mahasina yang Tahfidz dan Tahfidzul Quran. Mereka juga hafal kitab kuning dan menguasai Bahasa Inggris dan Arab. Setiap tahun santri yang menempuh pendidikan di Ponpes Mahasina bertambah, dari yang hanya 17 santri di tahun 2016, sekarang sudah lebih dari 1.000 orang.

Baca Juga :   Dewan Pati Berharap Pemkab dan Kemenag Bantu Ponpes Sediakan Sarpras Protokol Kesehatan

Dalam kesempatan tersebut, seorang santriwati bernama Halimatul Syadiah menyatakan ingin menjadi seperti Puan. Ia lalu bertanya bagaimana resep untuk bisa menjadi perempuan yang sukses.

“Karena ada yang anggap perempuan di bawah laki-laki jadi enggak pede untuk tunjukkan kemampuannya,” ungkap Halimatul yang meminta Kitab Dalilil Falihin (inti dari Kitab Riyadus Salihin) kepada Puan. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral