oleh

Jalan Rusak Akibat Tambang, Jadikan Beberapa Objek Wisata di Kayen Pati Sepi Pengunjung

Pati, Mitrapost.com – Kerusakan infrastruktur jalan arah Kayen-Sumbersari, Kabupaten Pati akibat aktivitas truk material tambang, berdampak pada beberapa objek pariwisata yang berada di area tersebut.

Setidaknya terdapat sebanyak 4 objek wisata yang merasakan dampak akibat kondisi jalan yang sangat memprihatinkan itu. Diantaranya yakni, Objek Wisata Lorodan Semar, Arga Pesona, Wisata Bukit Pandang, dan juga Wisata Embung Terpus Desa Beketel.

Beberapa objek wisata di atas harus terpaksa tutup untuk sementara waktu karena pengunjung yang semakin sepi. Kondisi tersebut semakin diperarah dengan adanya pandemi covid-19.

Berdasarkan salah satu pengelola pariwisata Lorodan Semar, Sunarso mengungkapkan bahwa kendala terbesar yang menjadikan pengunjung enggan untuk datang ke objek wisata karena kondisi jalan memprihatinkan.

Baca Juga :   Persipa Pati Siapkan Dua Opsi Nama untuk PT Baru

“Saat jalan rusak itu mas, salah satunya ya truk tambang itukan, kita sudah sepi pengunjungnya. Terus kemudian Covid-19 itukan jadi yo malah semakin enggan untuk datang kesini,” katanya saat ditemui oleh tim mitrapost.com.

Pihaknya menceritakan sebelum kondisi jalan yang rusak, pengunjung yang datang bisa mecapai 100 hingga 200 orang setiap harinya.

Para wisatawan yang datang saat kondisi jalan masih bagus, mayoritas pengunjung berasal dari warga Kudus dan daerah Pati Timur seperti Juwana, Batangan, Jaken, dan Jakenan.

Bahkan saat musim libur atau waktu weekend, terdapat 2 hingga 5 rombongan kereta wisata datang untuk bisa berwisata di Lorodan Semar.

“Nek dulu mas hari-hari biasa saja bisa mencapai seratusan hingga 200 yang datang, apalagi jalan yang kayak gitu kondisinya, rusak parah gitu. Nek dulu kereta masih bisa lewat, sekarang ndak berani kereta lewat jalan itu mas,” katanya

Baca Juga :   Diadakan Secara Daring, Peserta Latsar CPNS Berharap Dapat Subsidi Kuota Internet

Dengan tidak adanya pengunjung, akhirnya juga berdampak kepada para pedagang di lokasi pariwisata. Berdasarkan pantuan tim Mitrapost.com di lapangan, hampir seluruh stand jualan tutup dan dalam kondisi rusak.

Kondisi tersebut juga hampir sama dengan Objek Pariwisata Bukit Pandang Ki Santa Mulya Durensawit. Pernah menjadi salah satu objek wisata hits di kawasan pegunungan Kendeng, kini harus terpaksa tutup untuk sementara waktu.

Jauh sebelumnya, saat ditemui oleh tim mitrapost.com Pengelola Objek Wisata tersebut yang merupakan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Pati, Krisno juga menyampaikan hal yang hampir sama.

Ia mengatakan, salah satu komponen terpenting dalam pengembangan pariwisata adalah akses jalan menuju lokasi wisata yang memadai.

Baca Juga :   Pati Berencana Buka PTM Terbatas Selepas Nataru

Pihaknya berharap, pemerintah Kabupaten Pati juga turut bisa memperhatikan kondisi jalan rusak yang diakibtakn karena aktivitas tambang tersebut.

“Sementara kita tutup mas, iya mau gimana lagi. Selama jalan itu belum ada perbaikan ya akan seperti ini. Semoga bisa untuk diperhatikan, karena unsur pentingnya ya akses itu kan,” tegas Krisno. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral