Berkah Ngarit Farm, Ternak Kambing Kekinian Jadi Tempat Rekreasi dan Edukasi

Pati, Mitrapost.com – Berawal dari keinginan memanfaatkan lahan tak terpakai Udhi Harsilo Nugroho membangun peternakan kambing domba yang kemudian diberi nama Berkah Ngarit farm.

Berkah Ngarit Farm berdiri diatas tanah  seluas  624 meter persegi, sementara luas kandang 5×8 meter, bisa memuat kambing dan domba hingga 40 ekor.

Bila kandang kambing identik dengan kotor dan bau, hal ini tak berlaku bagi peternakan kambing yang berlokasi di Desa Tawangrejo Kecamatan Winong RT 4 RW 1 itu.

Berkah Ngarit Farm bahkan menjadi wahana rekreasi dan riset peternakan yang dalam setahun bisa menarik ratusan pengunjung.

Udhi menceritakan, Berkah Ngarit Farm mulai dibangun di tahun 2021 tepatnya di tanggal 14 Februari.

“Bertepatan dengan hari valentine. Ini Hadiah valentine untuk istri.  Kalau biasanya kan dihadiahi cokelat, ini  istri saya saya hadiahi kandang sekaligus kambingnya,” ujar lelaki yang saat ini  juga menjabat sebagai Camat Kecamatan Pucakwangi itu.

Berbeda dengan kandang kambing konvensional, Udhi ingin mengusung konsep kandang kekinian. Sebagian besar kandang kambing yang dibangun menggunakan bahan galvalum.

Selain membangun kandang panggung, Udhi juga menggunakan kandang lemprak atau kandang tanpa alas kayu, menempatkan kambing langsung diatas tanah ala peternakan di Australia.

Kandang lemprak inilah yang menarik minat para pengunjung maupun pegiat peternakan. Suasana bersih dan tertata membuat kandang terlihat indah dan instagramable.

Selain tampilannya, berkah ngarit farm juga menonjolkan konsep kandang anti bau. Rahasianya, agar kandang tidak menimbulkan bau Udhi menerapkan sistem terkoleksi pada kandangnya.

Cara kerja sistem kandang terkoleksi adalah memisahkan urin, feses agar tidak jatuh ke tanah namun langsung masuk ke instalasi khusus secara sendirinya. Diakuinya sistem ini ia pelajari saat berkunjung ke Sinatria Farm di Jogja.

“Prinsipnya hal yang membuat bau kandang itu kan urin dan feses yang tidak terkondisikan dengan sistem terkoleksi permasalahan tersebut dapat teratasi,” ujar Udhi.

Urin dan feses yang terkumpul kemudian bisa dimanfaatkan menjadi pupuk kandang.

Jelasnya, Berkah Ngarit Farm  mempunyai tujuan utama untuk breeding (pembiakan)  dan fattening (penggemukan) kambing domba. Selebihnya menjadi tempat hiburan keluarga dan masyarakat.

Namun dalam jangka panjang, Udhi berkeinginan bisa menaikkan gairah para pemuda di Pati berminat beternak kambing domba.

“Masyarakat kalau ingin piknik gratis dan mengedukasi bisa ke kandang kami. Kami juga ingin mengedukasi masyarakat generasi muda beternak itu tidak  bau, capek, dan harus ngarit,” tandas Udhi.(*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati