Rembang, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang berencana merevitalisasi Taman Rekreasi Pantai (TRP) Kartini tahun 2023.
Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan, Taman Kartini akan direncanakan menjadikan taman wisata dan taman kuliner.
Selanjutnya wisata kuliner nantinya, Pemkab Rembang berencana merelokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun ke kompleks Taman Kartini.
“Yang pertama yang nanti pada tahun 2023 pastikan akan dimulai tahap pertama. Terselesaikan taman wisata dan taman kuliner. Jadi harapan saya pedagang alun-alun akan ditarik semua ke TRP Kartini,” kata Hafidz saat ditemui Mitrapost, Sabtu (22/10/2022).
Sementara Pemkab Rembang telah menunjuk konsultan dari Yogyakarta untuk merancang konsep revitalisasi Taman Kartini.
Selanjutnya pembangunan penataan Taman Kartini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Rembang dengan rencana pembangunan taman kuliner.
“Perencanaan wahana belum tahu masih menunggu konsultan dari Jogja. Di kompleks taman nanti menjadi taman sebagai taman wisata kuliner,” terangnya.
Proyek revitalisasi TRP Kartini saat ini, dalam proses pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang khususnya terkait anggaran.
Sementara, estimasi biaya untuk menata Taman Kartini secara keseluruhan bisa mencapai sekitar Rp40 Miliar. Akan tetapi, kemampuan keuangan dari pemkab sekitar Rp10 miliar.
Menurutnya jika kemungkinan anggaran revitalisasi TRP Kartini mendapatkan bantuan dari provinsi menjadikan taman wisata dan taman kuliner ditargetkan rampung 2 tahun kemudian.
“Mungkin anggaran cukup bisa terselesaikan dari bantuan dari provinsi terselesaikan nanti 2 tahun lah 2024. Menjadi taman wisata dan taman kuliner,” pungkasnya. (*)


