Bedo Kang Nyawiji: Aksi Bersih Sampah di Sungai Juwana, Kompleks Jembatan Sampang

Pati, Mitrapost.com – Puluhan orang nampak memadati kompleks Jembatan Sampang, Desa Purworejo Kecamatan Pati Kabupaten Pati, Sabtu (29/10/22). Mereka adalah orang-orang yang berpartisipasi dalam Bedo Kang Nyawiji, aksi pungut sampah sungai Juwana.

Otniel Tumonglo, Koordinator acara memaparkan bahwa aksi ini melibatkan 9 Organisasi lintas batas. Diantaranya; Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) LKKI, Banser, Ansor, Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampi Sawan), Eco Enzyme Nasional Pati, Eco Enzyme Nusantara Pati, Sekolah Tinggi Agama Kristen Wiyata Wacana Pati, Wanameru, dan PMII.

Kegiatan bersih sampah bantaran sungai Silugonggo itu juga sekaligus memperingati hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober.

“Atas diskusi Bamag dan teman-teman yang terlibat ini dan atas keprihatinan kami terhadap kebersihan lingkungan terutama sungai, kami memutuskan untuk melakukan aksi ini, dan melaksanakannya di momentum sumpah pemuda,” ujar Otniel saat diwawancarai awak media.

Sementara Muhammad Sutomo, Kasatkorcab Banser Pati menambahkan, acara ini juga dimaksudkan untuk menggugah kepedulian masyarakat sekitar sungai Juwana agar lebih sadar dengan kebersihan sampah di sungai.

“Kita berkumpul dengan masyarakat peduli lingkungan, selain membersihkan sampah di tempat strategis kita juga ingatkan ke masyarakat dengan memasang banner bahwa buang sampah sembarangan adalah bentuk kejahatan. Sebagai masyarakat punya tanggung jawab menjaga kebersihan,” ujar Tomo kepada Wartawan.

Aksi pungut sampah sungai tersebut juga tidak luput dari perhatian Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Pati, dari Dapil Juwana, M Nur Sukarno.

Politisi dari Partai Golkar tersebut memandang gerakan pungut sungai sebagai provokasi positif ke masyarakat.

“Dengan aksi pungut sampah di Sampang merupakan gerakan provokasi positif untuk menyindir masyarakat supaya sadar akan dampak membuang sampah sembarangan,” ujar Sukarno.

Ia mengharapkan, gerakan ini bisa berjalan terus dan ditiru oleh masyarakat lain yang peduli akan lingkungan.

Selain aksi pungut sampah, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan panggung ekspresi lintas agama, pelatihan pembuatan eco enzyme, dan pelatihan membuat asam humat berbahan baku eceng gondok. (adv)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati