Penggunaan TTE Hampir Sudah Hampir Menyeluruh

Pati, Mitrapost.com – Sejumlah inovasi terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Pati. Salah satunya dengan menerapkan tanda tangan digital.

Untuk melakukan langkah digitalisasi sistem layanan, Pemerintah Kabupaten Pati telah mulai menerapkan penggunaan sertifikat elektronik berupa Tanda Tangan Elektronik (TTE) dalam dokumen pemerintahan sejak tahun 2018.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Pati Ratri Wijayanto melalui Kabid Persandian dan Keamanan Informasi, Sali mengatakan, keberadaan TTE sudah hampir digunakan secara menyeluruh di kabupaten Pati. Penggunaan TTE bahkan sudah menyentuh tingkat kecamatan.

Berdasarkan data yang ada, sudah ada 172 yang digunakan. Sedangkan dalam proses pengajuan ada 42.

“Perkembangan elektronik di Pati sektor pemerintah sudah lumayan. Karena kita melengkapi apa yang sudah Kominfo perintahkan. Digital signature di kita sudah berjalan sudah berjalan di beberapa OPD di kecamatan juga. OPD besar sudah semua. Beberapa Kecamatan Margorejo, Cluwak, dan Tayu juga sudah,” ujarnya.

Ia menambahkan, jalannya TTE berbarengan dengan keberadaan e-layang yang ada di Kabupaten Pati. Ia sendiri mencontohkan Kecamatan Sukolilo yang telah menggunakan TTE sebagai bagian melengkapi e-layang yang telah masuk di sana.

Dalam memperoleh TTE, pihaknya menggunakan mekanisme pengajuan terlebih dahulu. Mekanisme ini untuk mencegah keberadaan TTE yang tidak digunakan secara maksimal oleh pihak yang bersangkutan.

“Mekanisme sendiri mereka mengajukan dulu, tapi kalau kita langsung memberi bisa saja. Tapi mengkhawatirkan tidak digunakan. Akhirnya yang mendesak saja yang kita utamakan,” paparnya.

Ratri menjelaskan bahwasanya ada beberapa kendala yang dihadapi oleh Diskominfo Kabupaten Pati. Salah satunya adalah keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum terbiasa dalam menggunakan TTE.

Selain itu, kendala lain berupa sejumlah dokumen yang memang belum dapat dijangkau oleh e-layang. Dengan begitu, penggunaan TTE belum dapat digunakan.

Meski begitu, pihaknya terus mendorong dalam proses penggunaan TTE ini. Bahkan, pihaknya menarget tahun depan, semua ASN di Pati sudah mempunyai TTE.

Sedangkan untuk saat ini, penggunaan baru menyentuh pejabat penting, seperti kepala dinas, sekertaris dinas, dan camat.

“Memang penggunaan TTE mempunyai sejumlah manfaat. Mulai dari memudahkan ketika ada surat masuk atau yang dinaikkan, karena tidak mengenal alasan sedang ‘diluar kota’, karena ini bisa ditandatangani dari mana saja. Dari sisi keasliannya juga lebih baik, dibuktikan melalui scan. Karena kalau manual juga dapat dipalsukan,” tegasnya. (adv)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati

Berita Terkait