Tindaklanjuti Kesuksesan Inovasi Telponi, Dinkes Rembang Launching Telponi Stunting

Rembang, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melaunching Temokno Laporno Openi (Telponi) Stunting di Pasir Putih Tasikharjo (Wates), Kamis (15/12/2022).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Mochamad Hanies Cholil Barro’, Kepala Dinas Kesehatan Dinkes Ali Syofi’i, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), Kepala Puskesmas Kabupaten Rembang, Kader Telponi, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) se-Kabupaten Rembang,

Langkah ini untuk menindaklanjuti dari kesuksesan program inovasi Telponi bertujuan sebagai penurunan angka stunting di Kabupaten Rembang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rembang, Ali Syofi’i mengutarakan kegiatan Launching Telponi Stunting untuk menindaklanjuti dari kesuksesan program inovasi tersebut.

Salah satunya dengan melakukan penerapan program Telponi Stunting. Telponi Stunting merupakan suatu kegiatan proaktif dalam menemukan berbagai masalah kesehatan ibu dan bayi.

Kemudian semua petugas kesehatan ada dalam satu link dengan para kader sebagai garda terdepan dalam penurunan stunting.

Dengan melakukan identifikasi masalah kesehatan ditemukan dan dilaporkan ke petugas kesehatan di Puskesmas lalu diteruskan ke kabupaten dilaksanakan secara intervensi dalam suatu sistem.

“Kader ini sebagai ujung tombak terdepan melakukan identifikasi masalah kesehatan ditemukan dan dilaporkan ke petugas kesehatan, di Puskesmas lalu kabupaten dilaksanakan intervensi yang tertata dalam suatu sistem dan kita lihat dampaknya cukup bagus,” kata Ali saat sambutan, Kamis (15/12/2022).

Pelaksanaan ini sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 terkait penurunan stunting. Secara nasional angka stunting 2022 harus dibawah sebesar 24 persen dengan menargetkan tahun 2024 dibawah 14 persen.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSBI) tahun 2021, prevalensi stunting di Provinsi Jawa Tengah berada di angka 20 persen, sedangkan di Kabupaten Rembang angka stunting berada di 18,7 persen.

Selanjutnya diadakan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Dinas Kesehatan dengan PT PJB PLTU Rembang diwakili Mahendra melakukan penandatanganan dan Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati