Pati, Mitrapost.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati merespon perihal kritikan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengenai perbaikan jalan rusak di Pati yang tidak berkualitas.
Melalui Plt Kepala DPUTR Kabupaten Pati, Riyoso mengatakan bahwa kerusakan dari perbaikan jalan yang dilakukan bukanlah dipengaruhi dari segi kualitas.
Ia menerangkan bahwa penyebab kerusakan yakni adanya faktor cuaca ekstrem dan juga intensitas muatan yang melintasi jalur, sehingga menjadikan jalan mudah rusak kembali.
“Kalau ada yang mempermasalahkan, itu sudah pasti ada, masalah anggaran juga pasti ada, tapi saat audit dilakukan kerusakan itu juga karena cuaca ekstrem dan muatan juga mas,” Katanya.
Pihaknya juga menegaskan bahwa dengan setidaknya terdapat 302 Km jalan yang diperbaiki pada tahun ini.
Sementara anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan jalan tersebut hanya berkisar Rp64 miliar.
“Kita itu masih ada 302 Km perbaikan jalan di tahun ini dan budget itu Rp64 miliar, belum lagi banjir, cuaca ekstrem. Karena jalan itu berbagai persoalan dari muatan, dari intensitas kendaraan, dan dari anggaran,” ucap Riyoso.
Untuk diketahui bahwasanya kritikan perihal minimnya kualitas perbaikan jalan di Pati sempat dilontarkan oleh Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pati, Muhammadun.
Dimana pihaknya menyebut bahwa perlu adanya peningkatan kualitas atas perbaikan kerusakan jalan yang dilakukan oleh DPUTR.
Ia beranggapan karena kualitas rendah, sehingga setiap kali dilakukan pengaspalan, maka tak berlangsung lama dan menyebabkan jalan kembali mengalami kerusakan.
“Untuk jalan rusak, yang selama ini diperbaiki, tidak berangsur lama itu kan rusak kembali ya, makanya dalam perbaikan jalan harus memperhatikan kualitasnya,” katanya pada Senin (15/5/2023) yang lalu. (*)






