Pati, Mitrapost.com – Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata Dinporapar Pati, Muhammad Roni mengatakan wisata susur Sungai Silugonggo di Juwana tepatnya di Desa Kedungpancing belum tercatat ke dalam desa wisata di Kabupaten Pati.
“Di Kabupaten Pati ini kan ada 16 desa wisata ya untuk didorong, salah satunya yakni desa kedungpancing. Akan tetapi Desa Kedungpancung ini belum tercatat kedalam desa wisata,” terangnya.
Pihaknya mengatakan, pihak destinasi yang berkaitan dengan wisata ini sudah pernah mengajukan tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut.
Sehingga hal inilah yang menjadikan wisata susur Sungai Silugonggo tetsebut belum termasuk ke dalam desa wisata yang ada di Kabupaten Pati.
Dengan demikian, Roni mengimbau untuk segera membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), jika memang tempat tersebut menjadi daya tarik bagi wisatawan.
“Jadi kalau memang dikatakanlah daya tarik disuatu tempat atau disuatu desa ini segera dibentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), yang nantinya tinggal memenuhi beberapa persyaratan lagi dan koordinasi dengan Dinporapar,” bebernya.
Berdasarkan keterangannya, wisata susur tersebut memiliki potensial yang besar, sehingga pada kesempatan ini harus memaksimalkan untuk menjadikan tempat tersebut sebagai desa wisata.
Lebih lanjut, untuk memaksimalkan potensi tersebut harus banyak mengkaji hal-hal yang perlu dibenahi guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
“Itukan diair ya mbak butuh safety, nanti kalo tiba-tiba ada buaya ada ular atau hewan lainnya, atau perahu kebalik nanti gimana, sehingga butuh ranah khusus agar perahunya bener-bener bisa digunakan dengan maksimal,” tutupnya. (*)