Mengapa Menjaga Hidrasi Tubuh Penting?

Mitrapost.com – Tubuh manusia sebagian besar diisi oleh cairan. Sekitar 60% berat badan terdiri dari cairan. Oleh sebab itu, air sangat dibutuhkan untuk menjaga hidrasi tubuh agar tidak terjadi dehidrasi yang menyebabkan tubuh menjadi lemas, mudah lelah hingga konsentrasi terganggu.

Toby Amidor, pakar nutrisi mengatakan bahwa cairan di dalam tubuh membuat organ-organ berfungsi dengan lebih baik, karena setiap jaringan dan sel membutuhkannya untuk bekerja.

“Tubuh Anda terdiri dari 50–70% air, dan bergantung pada air agar dapat berfungsi dengan baik. Setiap sel, jaringan, dan organ dalam tubuh membutuhkan air agar dapat berfungsi,” ujarnya, dikutip dari laman Eat This Not That.

Para ahli kesehatan menyarankan untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh dengan minum 8 gelas sehari. Selain mencegah dehidrasi, kecukupan air juga memberikan manfaat kesehatan secara keseluruhan.

Lauren Manaker, seorang ahli diet terdaftar mengartakan bahwa menjaga tubuh tetap terhidrasi akan membantu seseorang melawan berbagai penyakit, seperti kabut otak, serta membantu tubuh mengeluarkan racun, melumasi sendi dan membantu menurunkan berat badan. Selain itu, air juga memproduksi keringat untuk mempertahankan suhu tubuh anda, terutama setelah berolahraga.

Amidor melanjutkan, cairan dalam tubuh juga berfungsi dalam mengantarkan nutrisi penting ke sel-sel tubuh, juga mengeluarkan sisa metabolisme melalui urin. Air juga berperan pada kesehatan organ pencernaan dengan membuat tekstur feses manusia menjadi lebih lunak, sehingga lebih memudahkan saat proses eskresi.

“Air kemudian dikeluarkan dari tubuh Anda melalui urin. Ini juga membantu mengatur suhu tubuh Anda melalui keringat dan meningkatkan feses yang sehat, yang membuat saluran pencernaan anda bekerja dengan baik dan teratur,” jelasnya.

Tingkat hidrasi memengaruhi tingkat pengeluaran energi, karena air membawa nutrisi ke sel-sel tubuh. Dehidrasi tidak hanya membuat seseorang menjadi mudah lelah, namun dalam jangka panjang menyebabkan masalah pencernaan, batu ginjal, dan tekanan darah tinggi.

“Ketika Anda kehilangan lebih banyak cairan daripada yang Anda konsumsi, tubuh anda akhirnya tidak memiliki cukup air untuk berfungsi dengan baik. Dengan demikian, anda mungkin mengalami sakit kepala, pusing, masalah pencernaan (sembelit), dan kelelahan. Dehidrasi juga bisa memengaruhi suasana hati, ingatan, dan kemampuan kognitif secara negatif,” jelas Amidor kembali.

Berapa kebutuhan air dalam sehari?

Sebelumnya, telah dijelaskan bahwa seseorang pada umumnya direkomendasikan meminum 8 gelas air per hari untuk memenuhi kebutuhan cairan. Sementara itu, Institute of Medicine turut menetapkan asupan air yang cukup untuk pria, yaitu 15 ½ gelas atau setara 3,7 liter per hari. Sementara itu, wanita disarankan mengonsumsi sekitar 11 ½ gelas atau 2,7 liter per hari.

Amidor mengatakan bahwa kebutuhan tersebut berasal dari makanan dan minuman. Ia menjelaskan, biasanya makanan berkontribusi sebanyak 20% kebutuhan air. Makanan tersebut berasal dari buah-buahan dan sayuran. Lainnya, berasal dari minuman.

Lebih lanjut, Amidor mengatakan bahwa beberapa orang memiliki tingkat kebutuhan cairan yang berbeda, bahkan lebih banyak. Ini tergantung dari beberapa faktor, antara lain frekuensi olahraga. Semakin sering seseorang beraktivitas dan berkeringat, maka lebih banyak pula cairan yang dibutuhkan untuk menghidrasi tubuhnya kembali. Selain itu, ada pula faktor lingkungan yang lebih panas, saat sedang sakit, kehamilan, dan menyusui. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati