Pati, Mitrapost.com – Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Dinporapar Pati, Muhammad Roni memprediksi kunjungan wisata saat libur lebaran Iduladha 1444 Hijriah atau tahun 2023 akan mengalami peningkatan.
Hal ini mengingat libur Iduladha tahun ini lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya. Jika di tahun 2023 libur, cuti Iduladha hanya sehari, libur dan cuti Iduladha tahun ini ada tiga hari.
Selain itu, bulan Juli masih dalam masa libur sekolah, tentunya para keluarga bisa mengadakan liburan keluar rumah.
“di 2023 kan berbarengan libur sekolah dan cuti lebaran. Saya yakin ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Anak libur, orang tua cuti bisa diajak jalan-jalan. Tahun ini kita optimis naik lah,” ujar Roni saat ditemui Mitrapost.com, Selasa (27/6/2022).
Libur cuti bersama Iduladha 1444 H diharapkan berdampak positif bagi sektor pariwisata. Ramainya tempat wisata akan menghidupkan sektor UMKM, serta menaikkan pendapatan daerah.
Roni mengaku, kunjungan wisata di Kabupaten Pati dalam dua tahun Libur Iduladha yang lalu cenderung sepi. Warga Pati saat Iduladha lebih fokus beribadah, memakan daging kurban dengan keluarga atau tetangga di rumah.
“Dua tahun terakhir ini Iduladha kalau bicara real-nya kunjungan turun. Iduladha identik dengan menyembelih wedus, nyate-nyate kumpul keluarga tetangga. Ini (kunjungan) dua tahun tahun kecil,” ujarnya.
Diketahui, hari Raya Iduladha tahun ini akan jatuh pada 29 Juni 2023. Kemudian, cuti bersama jatuh pada 28 dan 30 Juni 2023 yaitu pada Rabu dan Jumat, yang boleh menjadi tidak wajib bagi perusahaan swasta.
Penentuan libur cuti hari raya tersebut mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri No 624/2023 dan No 2/2023 menetapkan tanggal 28, 29 dan 30 Juni sebagai cuti bersama Iduladha 2023. (*)
Wartawan Area Kabupaten Pati






