Penyebab Emosi Tak Terkendali

Mitrapost.com – Perubahan suasana hati drastis menyebabkan emosi yang tidak terkendali. Perubahan emosi tak terkendali tersebut dapat ditandai dengan menangis hingga tersedu-sedu, kemudian tertawa terbahak, serta marah tak terkontrol.

Kondisi ini terjadi karena ketidakseimbangan kimiawi di otak, seperti penurunan serotonin, serta kadar dopamin dan serotonin yang naik-turun. Perubahan emosi secara tak terkendali juga dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti lingkungan. Ini seperti kesedihan akibat kehilangan keluarga, trauma pelecehan, pengabaian, maupun perpisahan.

Dilansir dari Halodoc, beberapa faktor berikut juga dapat memengaruhi kemampuan pengendalian emosi.

Kurang istirahat

Kebiasaan tidur yang cukup bermanfaat untuk kesehatan psiksis, seperti menurunkan risiko stres dan depresi. Sebaliknya, kurang jam tidur dan kualitas tidur yang buruk membuat seseorang mudah lelah, tertekan, dan mudah marah karena menjadi lebih sensitif. Kurang tidur dapat memengaruhi keseimbangan senyawa kimia di otak.

Konsumsi makanan tidak sehat

Studi di Kanada menemukan bahwa mengonsumsi makanan dengan lemak tinggi, seperti junk food dan makanan kemasan bisa berbahaya. Makanan tinggi gula dan lemak dapat mengubah aktivitas senyawa kimia dalam otak, kemudian menyebabkan munculnya gejala depresi saat berhenti mengonsumsinya.

Kondisi medis tertentu

Beberapa kondisi medis tertentu, seperti gangguan bipolar, PMS dan penyakit Alzheimer dapat memengaruhi kesehatan emosional. Bipolar merupakan masalah kesehatan mental yang ditandai dengan perubahan drastis pada suasana hati. Penderita dapat merasakan euphoria atau kesenangan tingkat tinggi, kemudian berubah menjadi sangat sedih.

Stres

Stres berkepanjangan dapat memicu perasaan tak terkendali. Tekanan yang didapatkan secara terus menerus dari berbagai sisi, mulai dari pekerjaan, keluarga, hingga keuangan membuat seseorang menjadi lebih sensitif dan mudah marah. Stres berkelanjutan memicu gangguan kecemasan dan depresi.

Kesepian

Dukungan sosial dari teman, keluarga dan orang lain dapat membuat seseorang merasa dihargai dan dicintai. Namun, saat merasa kesepian dan tidak ada orang yang bisa diandalkan, orang tersebut akan merasa tertekan dan terisolasi. Kondisi itu memicu masalah kesehatan mental dan membuat penderita sulit mengendalikan emosi.

Demikian beberapa alasan emosi tak terkendali. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati