Mitrapost.com – Usia 1-3 tahun merupakan masa yang tepat bagi anak untuk mulai mengenal benda-benda di sekitar lewat sistem sensorinya. Dengan sistem tersebut, mereka mulai bisa menyentuh untuk merasakan, melihat, mendengar dan koordinasi tubuh. Dengan demikian, mendorong kemampuan sensori anak dapat membantu pertumbuhan mereka.
Mainan sebenarnya tidak hanya berfungsi untuk hiburan anak, namun juga dapat menjadi media untuk mendukung perkembangan sensori motorik mereka. Beberapa jenis permainan dapat memberikan rangsangan pada panca indra mereka.
Dilansir dari Halodoc, berikut beberapa jenis mainan yang dapat mendukung tumbuh kembang sistem sensori anak.
Mainan bertekstur
Mainan bertekstur seperti mainan bergerigi maupun boneka berbulu. Tekstur tersebut dapat membantu anak membedakan sensasi yang dirasakan saat memainkannya dengan tangan. Mereka dapat mengenali rasa sakit, rasa lembut dan sebagainya.
Mainan berbunyi
Maninan selanjutnya adalah mainan yang mengeluarkan bunyi, seperti piano mini, ukulele atau mainan alat musik lainnya. Permainan yang dapat menciptakan bunyi ini dapat merangsang pendengaran anak. Saat tuts piano ditekan, alat musik mainan tersebut akan mengeluarkan suara yang berbeda. Ini akan meningkatkan sensori pendengaran anak.
Mainan yang bergerak
Mainan yang melibatkan gerak fisik dapat mengembangkan koordinasi motorik anak. Dengan mainan ini, anak dapat belajar mengendalikan tubuh, mengasah keterampilan motorik kasar, dan meningkatkan keseimbangan. Beberapa mainan jenis ini seperti sepeda roda tiga, bola, dan sebagainya.
Demikian beberapa jenis mainan yang dapat mengasah kemampuan sensori anak. (*)
Redaksi Mitrapost.com






