Mitrapost.com – Keringat sering kali menjadi keluhan setelah berolahraga. Keluhan itu muncul mungkin karena keringat dapat menimbulkan sensasi lengket yang tidak nyaman atau bau yang tidak sedap pada tubuh. Dengan demikian, beberapa orang memilih menghindari berkeringat, meski sebenarnya keringat memiliki manfaat tertentu.
Dilansir dari Halodoc, keringat merupakan mekanisme tubuh untuk membuat tubuh tetap pada suhu yang normal. Keringat juga dipengaruhi oleh dua jenis kelenjar yaitu apocrine dan eccrine. Kelenjar apocrine berfungsi untuk melepaskan keringat yang mengandung protein dan asam lemak. Sedangkan kelenjar eccrine berfungsi untuk memicu keringat agar suhu inti dapat terjaga.
Berikut beberapa manfaat berkeringat, berdasarkan laman Byrdie.
Menurunkan berat badan
Berkeringat dapat menurunkan berat badan. Saat melakukan aktivitas fisik, tubuh akan menggunakan energi untuk membakar kalori yang menyebabkan pengeluaran keringat. Pembakaran kalori ini akan berkontribusi pada penurunan berat badan.
Membuang racun
Menurut pakar, kulit mampu mengeluarkan senyawa beracun melalui cairan tubuh, yaitu keringat. Penelitian pada tahun 2012 menemukan bahwa berkeringat berperan penting dalam mengeluarkan logam berat seperti merkuri, timbal, kadmium, dan arsenik dari tubuh karena mudah larut dalam air, meski tidak menghilangkan semuanya.
Meningkatkan kesehatan jantung
Berkeringat, baik saat berolahraga atau duduk di sauna dapat mengurangi risiko masalah kesehatan kardiovaskular. Di kutip dari penelitian tahun 2015 yang mengamati pria Finlandia selama 20 tahun, hasil menunjukkan bahwa mereka yang lebih sering berkeringat di sauna cenderung tidak terkena penyakit fatal selama penelitian berlangsung.
Meningkatkan imunitas
Berkeringat meningkatkan sirkulasi darah dan membantu mengeluarkan asam laktat. Hal tersebut dapat meringankan rasa sakit dan mempercepat proses pemulihan. Selain itu, cairan permukaan kulit seperti keringat merupakan bagian dari sistem pertahanan yang berfungsi sebagai pencegah masuknya kuman. Keringat manusia mengandung protein pembunuh kuman alami yang disebut dermcidin.
Kulit yang lebih sehat
Keringat juga dapat mengeluarkan kotoran seperti polutan, kotoran, dan sisa riasan yang menempel di kulit. Selain itu, keringat juga meningkatkan sirkulasi dan membuka pori-pori yang tersumbat. Saat Anda berkeringat, perlu untuk mandi/mencuci muka agar semua kotoran dan bakteri yang keluar dapat hilang dari kulit Anda.
Berikut beberapa manfaat berkeringat selepas aktivitas. (*)