Pati, Mitrapost.com – Ribuan Rumah Tangga Miskin (RTM) di Kabupaten Pati belum mendapat aliran listrik. Mayoritas rumah-rumah tersebut berada di wilayah Pati bagian Selatan.
“Masyarakat yang belum teraliri oleh listrik di Kabupaten Pati ada sekitar 2700 rumah. Paling banyak di Pati Selatan,” kata Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Marwan Ja’far usai memberikan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Desa Tegalrejo, Sabtu (14/10/2023).
Maka dari itu, Marwan berharap masyarakat Kabupaten Pati yang belum mendapatkan tahun ini bisa menerima di tahun depan. Supaya semua masyarakat bisa merasakan.
Ia mehimbau kepada Kepala Desa yang warganya belum terpasang jaringan listrik agar segera melapor kepada pemerintah daerah. Hal ini penting dilakukan agar pemerintah daerah bisa menyampaikan itu kepada Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM).
“Tentunya usulan bantuan itu rekomendasi dari Kepala Desa. Kepala Desa melaporkan kepada pemerintah daerah. Kemudian pemerintah daerah mengirim ke Kementerian ESDM. Tidak terbelit-belit dalam pengajuan itu,” jelasnya.
Diketahui, pada tahun 2023 ini Kabupaten Pati menerima program BPBL sebanyak 708 rumah tangga. Jumlah tersebut tersebar di 10 kecamatan.
Kecamatan yang dapat BPBL paling banyak yaitu Kecamatan Winong dengan 268 rumah. Kemudian disusul Kecamatan Trangkil sebanyak 126 rumah dan Kecamatan Batangan sebanyak 104 rumah. (Emka)

Wartawan Mitrapost.com






