Mitrapost.com – Salah satu ciri obesitas adalah perut buncit disertai kelebihan berat badan dari Indeks Masa Tubuh normal. Penelitian UT Southwestern menunjukkan bahwa penting untuk memeriksa dimana lemak berkumpul untuk mencegah obesitas lebih awal.
Lemak biasanya banyak berkumpul dan menumpuk di area perut, sehingga menimbulkan perut buncit pada sebagian orang. Lemak perut merupakan jenis lemak yang paling berbahaya karena mereka dapat berkembang dan mengelilingi organ dalam.
Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Ian Neeland menunjukkan bahwa jenis lemak ini memiliki risiko lebih besar munculnya berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, diabetes, masalah hati, beberapa jenis kanker, bahkan risiko kematian mendadak.
Hasil penelitian juga mengungkap bahwa lemak yang menumpuk di pinggul dan bokong memiliki risiko lebih kecil dari masalah kesehatan tersebut. Artinya, meski orang memiliki berat badan yang sama dapat memiliki risiko penyakit berbeda tergantung pada di mana kebanyakan lemak disimpan dalam tubuh.
Apa penyebab perut buncit?
Para ahli menunjukkan bahwa lemak dalam perut mengacu pada lemak visceral. Perut buncit disebabkan adanya lemak yang menumpuk dan disimpan lebih dalam di tubuh, bahkan bisa lebih dekat ke organ Anda. Lemak visceral umumnya diakui lebih berbahaya dibandingkan lemak subkutan (lemak yang ada di bawah kulit).
Dilansir dari Circle Health Group, penelitian menunjukkan bahwa penumpukan lemak visceral di sekitar perut meningkatkan risiko sejumlah penyakit serius di masa mendatang, termasuk penyakit jantung, diabetes, stroke, dan tekanan darah tinggi.
Penelitian terbaru juga menunjukkan adanya hubungan antara lemak perut dan kanker.
Sejauh ini, satu-satunya faktor yang dipastikan mempengaruhi kadar lemak visceral adalah pola makan, berat badan, dan tingkat aktivitas. Cara terbaik untuk menghilangkan kelebihan lemak perut adalah dengan menjaga pola makan dan aktif bergerak.
Cara mengurangi lemak perut
Ada beberapa cara mengurangi lemak perut untuk mencegah perut buncit. Pertama, dimulai dengan gaya hidup sehat dan pola makan yang tepat. Gaya hidup sehat, termasuk olahraga teratur dapat menurunkan lemak perut secara lebih aman daripada menelan pil diet atau membatasi asupan makanan secara drastis.
Menurut penelitian dari UT Southwestern, olahraga adalah senjata utama dalam memerangi lemak perut. Selain itu, aktif bergerak dan gaya hidup sehat dapat mengurangi risiko gagal jantung pada orang dewasa dan lansia.
Selain itu, menghindari makanan tinggi gula dan lemak jenuh juga dapat mengurangi risiko perut buncit. (*)
Redaksi Mitrapost.com






