Pati, Mitrapost.com – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak & Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pati menindaklanjuti berita yang sedang viral di media sosial (medsos).
Dimana berdasarkan berita viral tersebut adanya kasus bullying antara siswa sepantara yang terjadi di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Pati.
Menanggapi hal itu, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Nikmah Munfaat mengatakan bahwasannya Dinsos P3AKB bergegas melakukan pengecekan dan penilaian baik dari siswa maupun sekolah.
“Menindak lanjuti berita viral, Dinsos P3AKB mengadakan pengecekan di lapangan dan assement ke sekolah terkait penjelasan yg terjadi kepada siswa tersebut,” ungkap Nikmah kepada Mitrapost.com.
Lebih rincinya, siswa (bullying) tersebut bergegas dilakukan pemeriksaan oleh salah satu Pukesmas di Pati. Dengan hasil pemeriksaan sedikit ada memar di bagian tubuh.
“Kronologi ada 2 (dua) orang anak, izin mengantar siswa yang sakit oleh gurunya. Nah itu diantar mau pakai roda 2 atau pakai roda 4. Akhirnya memakai roda 4, untuk ke puskesmas. Untuk hasil diagnosanya, ada sedikit memar dibagian dada bawah iga,” beber dia.
Namun, tambah Nikmah, setelah dari puskesmas bergegas langsung dilakukan perawatan yang cukup intensif di salah satu rumah sakit.
Hingga saat ini, dikabarkan hasil pemeriksaan dan keterangan dari rumah sakit maupun orang tua siswa, kondisi korban berangsur membaik.
“Selanjutnya diperiksa ke RS di Pati, hasil pemeriksaan dan di opname hasilnya membaik. Dan waktu opname itu Dinsos P3AKB menjenguk siswa tersebut dan klarifikasi orang tua kalau hasilnya membaik. Selanjutnya koordinasi dengan di wilayah tersebu,” lanjut Nikmah. (*)






