Pati, Mitrapost.com – Sejumlah warga bersama dengan relawan tanggap bencana Kembang Joyo membersihkan material lumpur pascabanjir yang terjadi di Desa Sinomwidodo Kecamatan Tambakromo pada Senin, (28/11/2023) petang.
Banjir disebabkan karena curah hujan deras dengan intensitas sedang terjadi di wilayah Pegunungan Kendeng pada sekitar pukul 13.00 WIB.
Baru sekitar pukul 17.00 WIB Sungai Godo tidak mampu menampung debit air dan meluap hingga pemukiman warga yakni masuk Desa Angkatan Lor, Angkatan Kidul dan Sinomwidodo Kecamatan Tambakromo.
“Iya saya laporkan bahwa sekitar pukul 13.00 WIB terjadi hujan deras, baru kemudian air mengalir kebawah sekitar pukul 17.00 Sungai Godo meluap yakni di Sinomwidodo, ada lagi Desa Angkatan Lor dan Angkatan Kidul meluap di sejumlah jalan dan pemukiman terendam air,” ungkap Camat Tambakromo, Mirza Nur Hidayat Senin malam.
Berdasarkan pantauan tim di lapangan, banjir surut sekitar pukul 22.30 WIB, terlihat sejumlah Relawan yang tergabung dalam Relawan Kembang Joyo melakukan pembersihan jalan dengan menggunakan tangki air.
Melalui Koordinator relawan, Hermawan Andi Nurdin menyampaikan dalam aksi tersebut telah mengerahkan tim yang dibantu juga dengan Banser.
Kurang lebih terdapat 15 personel relawan yang bertugas untuk menyisir lokasi pascabanjir yang terjadi tersebut.
“Ada sekitar 15 relawan yang ikut, kami kolaborasi dengan Banser dan masyarakat setempat sehingga lumayan banyak. Mulai habis isya’ kami bergerak dari karena kita tahu daerah sini langganan banjir,” ucapnya di sela membersihkan lumpur di Jalan Desa Sinomwidodo.
Pihaknya mengatakan sejauh ini yang masih menjadi kendala dalam pembersihan adalah keterbatasan truk tangki air.
Dimana saat air habis, pengisian tangki harus ke Pati Kota sehingga memperlambat proses pembersihan pascabanjir tersebut.
“Kalau kendala kami di lapangan hanya mengenai armada tangki ya, karena belum ada depo air di wilayah Pati Selatan, jadi harus ke Pati kota dulu saat mau mengisi air untuk pembersihan,” terangnya. (Asy)






