Bentuk Toleransi Bergama, Jemaat Gereja Diperbolehkan Hias Pohon Natal

Pati, Mitrapost.com – Menyambut perayaan Natal tahun 2023 ini, para jemaat gereja di Kabupaten Pati diperbolehkan untuk membuat atau menghias pohon Natal.

Pasalnya, menghias pohon natal dalam menyambut perayaan Natal merupakan bentuk toleransi sesama umat beragama.

Penyelenggara Kristen Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Ayub Rulian Winarno menyampaikan bahwasannya selain itu juga menghias pohon natal memberi simbol pada kepercayaan dan menambah kinerja umat kristiani.

“Gakpapa, kalau mau menghias pohon natal silahkan, itu bebas buat para jemaat gereja. Karena ini kan hari besar kami. Karena pohon natal ini sebagai simbol juga buat kami untuk menambah keyakinan kami, kebersamaan kami, dan menambah kinerja kami,” jelasnya.

Lebih lanjut, menghias pohon natal saat ini juga sudah dilakukan salah satunya yakni di Gereja Injil di Tanah Jawa (GTIJ) Juwana.

Bahkan, pembuatan pohon natal di GTIJ Juwana terpantau sangat unik. Dimana pohon natal disusun dari potongan limbah bambu hingga menyerupai pohon cemara yang identik sebagai pohon natal.

Menurut Ayub, antusias para umat kristiani di GTIJ Juwana sangat bersemangat. Semakin banyak dukungan dan kerja sama menghias pohon natal, perayaan dihari Natal yang berlangsung setiap tanggal 25 Desember akan berjalan dengan ramai.

“Sangat berantusias sekali. Kemaren saya didaerah Juwana, itu malah dipinggir pagernya ada pohon natalnya, padahal itu rumah warga. Dan kami tanya kehidupan beragamanya itu sangat bagus sekali. Kemaren kita mendapat informasi bahwasannya pihak gereja, perangkat desa dan masyarakat desanya itu untuk menghias pohon natal bersama sama. Itu bagus sekali,” menurut dia. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati