Mahfud Md Disebut Kurang Keras Saat Debat dengan Gibran

Mitrapost.com – Mahfud Md, calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3 disebut kurang keras ketika debat dengan Gibran Rakabuming Raka, Cawapres nomor urut 2.

Hal ini disampaikan oleh salah satu pemuda dalam acara acara ‘Tabrak Prof Mahfud’ di sebuah kafe di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (10/1/2024).

Reza mengatakan Mahfud nampak kurang keras ketika menyerang Gibran.

“Kemarin saya lihat di debat cawapres, Prof Mahfud ada Cak Imin dan juga Mas Gibran. Saya rasa Prof dianalogikan peluru tak terkendali. Itu yang menjadi kan Prof pilihan dari masyarakat Indonesia. Tapi yang terjadi pada saat debat cawapres, Prof Mahfud ini seperti kesannya hanya menyerang secara halus kepada Mas Gibran, kenapa?,” tanya Reza.

Baca Juga :   Video : Cerita Mistis!! Gibran Seorang Pendaki Yang Hilang Selama 6 Hari Ditemukan Selamat

“Apakah karena Prof Mahfud anak buah Pak Jokowi yang notabenenya bapaknya Mas Gibran? Apakah Prof Mahfud pelurunya sudah terkendali, sudah kena senapan masing-masing. Dan Prof Mahfud harus tetap bisa berdiri sendiri tanpa ditekan siapapun,” imbuh dia.

Mahfud pun langsung menjawab pertanyaan dari pemuda yang bernama Reza itu. Ia menjawab saat debat sudah terlihat terdapat pertanyaan yang mematikan dilayangkan kepada Gibran.

“Soal debat saya, soal debat saya dengan Gibran, saya kira jelas itu, saya tegas, saya membuat pertanyaan mematikan,” kata Mahfud.

Hal tersebut berkenaan dengan pajak tax rasio. Dan tidak dijawab oleh Gibran.

“Misalnya, dia mengatakan akan mengembangkan pajak tax rasio 23 persen, 23 persen itu omong kosong. Maka saya tanya 23 persen itu dari APBN apa dari pajak? Kalau anda katakan dari pajak, berarti APBN kita akan tertutupi 200 persen lebih. Karena dengan hanya 10 persen saja sudah menutup 28 APBN, kok mau naik 23 dari mana? Apakah mau menaikkan pajak?” ucap Mahfud.

Baca Juga :   Survei Calon Gubernur Jawa Tengah, Gibran Kantongi Suara Teratas

“Kalau mau menaikkan pajak itu bahaya, orang pajak yang sekarang aja naik orang banyak mengeluh, dikasih tax amnesti aja masih dipermainkan, dikasih intensif aja nggak dipakai, itu kan pertanyaan sudah sangat mematikan. Ndak bisa dijawab itu. Ini dari APBN apa dari GDP? kan gitu, pertanyaan saya ndak terjawab. Apa itu kurang keras? Sudah keras, sudah ditabrak,” tambah dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati