Politikus PDI-P Ingatkan Jokowi Bakal Ditinggal Koalisi Usai Lengser

Mitrapost.com Ketua Bidang Kehormatan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Komarudin Watubun mengingatkan Presiden Joko Widodo kemungkinan ditinggalkan koalisi saat dirinya sudah tidak menjabat.

“Ini hati-hati, pertanyaannya apakah koalisi besar tadi itu semua kompak ikhlas lahir batin untuk kawal Jokowi?” ucap Komarudin dalam acara Gaspol! di YouTube Kompas.com seperti dikutip, Jumat (8/2).

Kemudian, Komarudin mengisahkan proses jatuhnya Presiden kedua Soeharto tahun 1998 yang telah berkuasa selama 32 tahun.

Saat itu, orang terdekat Soeharto, Ketua DPR/MPR Harmoko mengatakan kepada sang presiden bahwa masyarakat masih mengiginkannya menjabat sebagai pimpinan negara.

“Pak Harmoko (mengatakan), ‘Bapak masih dikehendaki oleh rakyat Indonesia’. Jadi waktu sidang umum (MPR) dia semangat pukul palu sampai palu terlepas dari tangkai,” jelasnya.

Baca Juga :   Selama Jadi Menterinya Jokowi, Luhut Jabat 10 Posisi Penting

Akan tetapi saat mahasiswa sudah menduduki gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Harmoko meminta Soeharto untuk mengundurkan diri.

“Berapa waktu kemudian mahasiswa duduki DPR, dia (Harmoko) datang minta Pak Harto untuk mundur,” sebutnya.

Tak hanya itu, politikus tersebut, bernostalgia tentang perjuangan Jokowi dengan PDI Perjuangan dalam pemenangan Gubernur DKI Jakarta tahun 2012.

“Pak Jokowi orang yang saya pernah berjuang sama-sama. Jelek-jelek begini pernah jual mobil untuk perjuangkan dia untuk jadi Gubernur DKI Jakarta. Di tangan saya ini ikut tanda tangan rekomendasi dia jadi Gubernur DKI Jakarta. Waktu itu Pak Taufik (Kiemas) tidak mau. Ini saya masih harap sekali dia jangan terlalu percaya orang-orang ini,” terangnya.

Baca Juga :   Kode Loyalis Jokowi setelah Maruar Hengkang dari PDI Perjuangan

Lebih lanjut, Komarudin mengaku khawatir terhadap Presiden Joko Widodo bakal kecewa dengan orang disekitar yang mendukungnya akan pergi saat sudah tidak berkuasa.

“Saya khawatir, dia besok kecewa. Jadi kau itu dielu-elukan, disenangi orang itu karena kau punya jabatan, punya kekuasaan. Tapi habis itu biasa, semua akan pergi,” imbuh dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati