Mitrapost.com – Selain mengatasi dahaga, minuman juga dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak dan mengatasi insomnia dengan lebih aman. Seperti yang diketahui, kuantias dan kualitas tidur yang baik dapat memengaruhi kesehatan fisik secara keseluruhan.
Kurang tidur dapat mengurangi produktivitas dan juga konsentrasi saat beraktivitas. Oleh sebab itu, untuk memperbaiki kulitas tidur Anda, terapkan sleep hygiene, terapi perilaku kognitif untuk insomnia, serta mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat membuat Anda tidur lebih nyenyak di malam hari.
Jika penasaran minuman apa saja yang dapat meningkatkan kualitas tidur, simak beberapa rekomendasi berikut ini
Susu hangat
Meminum segelas susu hangat sebelum tidur dapat memberikan manfaat tidur nyenyak di malam hari. Kalsium dalam susu memiliki peran penting dalam memproduksi hormon pemicu tidur, yakni melatonin.
Segelas susu juga mengandung magnesium dan potasium, yang dapat membantu meringankan kram otot yang menjadi penyebab umum gangguan tidur, terutama pada orang lanjut usia. Selain itu, susu juga mengandung karbohidrat yang bisa meningkatkan kadar insulin. Pada kondisi tersebut, triptofan jadi lebih mudah masuk ke otak dan membuat Anda tidur lebih nyenyak.
Teh chamomile
Teh chamomile menjadi minuman yang bertahun-tahun digunakan sebagai obat alami untuk mengatasi insomnia. Teh ini terbuat dari racikan daun teh rempah, yang mana tanaman ini memiliki sifat yang hampir sama dengan obat penenang yang bisa memicu tidur.
Studi tahun 2011 pada Molecular medicine reports menunjukkan bahwa teh chamomile mengandung antioksidan apigeni. Antioksidan ini mampu mengikat reseptor spesifik pada otak yang bisa mengurangi kecemasan, penyebab gangguan tidur.
Jus kiwi
Buah kiwi menandung banyak vitamin dan mineral, seperti vitamin C, vitamin E, kalium, dan folat. Mengolahnya sebagai jus dan mengonsumsi jus kiwi sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur Anda. Selain itu, coba untuk mengganti gula dengan madu agar tidak menambah kalori harian Anda.
Kefir
Minuman fermentasi susu ini juga dapat meningkatkan kualitas tidur karena kandungan asam amino, termasuk triptofan, serta bakteri yang mendukung mikrobioma usus sehat. Menurut studi pada bulan Oktober 2019, mikrobioma usus yang beragam dikaitkan dengan peningkatan efisiensi tidur dan total waktu tidur. Hal ini mungkin terkait dengan fakta bahwa bakteri usus tertentu dapat menghasilkan serotonin, zat kimia pembawa pesan yang mendorong tidur. (*)
Redaksi Mitrapost.com






